Kompas.com - 01/03/2014, 16:19 WIB
EditorI Made Asdhiana

Desain itu lalu dikirimkan ke Pekalongan untuk dibuatkan canting cap. Harganya berkisar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 setiap cap. ”Motif batang garing atau pohon kehidupan menjadi kekhasan dari batik Kalteng,” ujarnya. Anang juga mengembangkan desain batik berupa rumah betang, talawang, pusaran air, dan ikan.

Para pemesan antara lain pegawai instansi pemerintahan. Misalnya, pesanan seragam Musabaqah Tilawatil Quran Kabupaten Pulang Pisau pada tahun 2010 sepanjang 500 meter serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional sebanyak 250 meter pada tahun 2013. Selain itu, Kantor Pajak Palangkaraya memesan batik sepanjang 250 meter pada tahun 2013 dan Wanita Katolik Republik Indonesia sekitar 200 meter. Demikian juga Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia memesan 1.000 meter batik motif batang garing untuk seragam wali kota seluruh Indonesia.

Untuk menyelesaikan pesanan batik itu, setiap hari Anang dan Paramita dibantu seorang pekerja yang tinggal di rumah mereka. Kebutuhan hidup dan tempat tinggal dipenuhi Anang dan per bulan Anang memberi gaji bersih Rp 400.000. Saat pesanan lebih dari 500 meter, Anang memanggil dua karyawan lain dari Kabupaten Pulang Pisau, kampung halaman Paramita.

”Kadang kala mereka tinggal di sini tiga minggu sampai satu bulan, tergantung banyaknya pesanan dan rumitnya motif yang diminta,” kata Anang yang juga mempekerjakan seorang penjahit di sekitar rumahnya.

Sejumlah pelatihan diikuti Anang dan Paramita agar lebih tangguh dan berkualitas. Salah satunya, pelatihan kewirausahaan untuk industri kecil dan menengah yang diselenggarakan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng pada Juni 2011.

Untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi masa kini, Anang juga mengikuti pelatihan situs web (website) industri kecil menengah enam daerah yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian pada September 2011. Ia juga mengikuti pelatihan pemasaran produk usaha kecil menengah (UKM) melalui internet yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Maret 2013 dan pelatihan pengeditan video untuk promosi produk UKM pada September 2013 yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

”Dari pelatihan itu, saya diajari bagaimana mempromosikan usaha melalui Facebook dan website,” kata Anang, pemilik akun Facebook Benang Bintik Paramita sebagai media pemesanan batik.

Siap melatih

Dari hasil menabung sejak tahun 2008, Anang dan Paramita mampu membeli tanah seluas 600 meter persegi di Jalan Badak, Gang Kakap, Palangkaraya. Di sana, Anang sedang membangun rumah dan sekaligus tempat kerja untuk membatik. ”Sekitar enam bulan lagi rumah itu akan selesai. Saya berencana membuka pelatihan membatik bagi siapa pun yang berminat karena di sini sulit sekali mencari tenaga kerja yang terampil membatik,” kata Anang. Dia mengaku pernah memberikan pelatihan membatik selama dua hari kepada 40 ibu rumah tangga dalam Gerakan Organisasi Wanita di Kabupaten Pulang Pisau tahun 2010.

Selain kesulitan mencari tenaga kerja, Anang pun mengaku kesulitan mendapatkan modal dari sejumlah bank. ”Beberapa bank menawarkan pinjaman modal Rp 50 juta dengan jaminan sertifikat tanah. Hanya, saya belum punya tanah saat itu sehingga belum bisa mendapatkan pinjaman,” ungkapnya.

Dia bersyukur akhirnya bisa mendapat pinjaman Rp 10 juta dari Taspen dengan jaminan BPKB sepeda motor. ”Pinjaman ini untuk membeli kain sebagai persediaan,” ucapnya. (Megandika Wicaksono)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tempat Wisata dalam Uang Kertas Baru, Gunung Bromo hingga Wakatobi

7 Tempat Wisata dalam Uang Kertas Baru, Gunung Bromo hingga Wakatobi

Jalan Jalan
7 Bunga di Pecahan Uang Kertas Baru, Ada Sedap Malam

7 Bunga di Pecahan Uang Kertas Baru, Ada Sedap Malam

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk Curug Leuwi Hejo, Wisata Air Terjun di Bogor

Harga Tiket Masuk Curug Leuwi Hejo, Wisata Air Terjun di Bogor

Travel Tips
AP I Catat Jumlah Pergerakan Penumpang Tertinggi pada Juli 2022

AP I Catat Jumlah Pergerakan Penumpang Tertinggi pada Juli 2022

Travel Update
HUT RI, Warga Kojadoi NTT Jalani Upacara Bendera di Tengah Laut

HUT RI, Warga Kojadoi NTT Jalani Upacara Bendera di Tengah Laut

Travel Update
Tanggal Merah 2022 Masih Ada Bulan Oktober, Bisa Jadi Long Weekend

Tanggal Merah 2022 Masih Ada Bulan Oktober, Bisa Jadi Long Weekend

Travel Update
Pendaki Indonesia Kibarkan Bendera Merah Putih di Gunung Tertinggi Eropa

Pendaki Indonesia Kibarkan Bendera Merah Putih di Gunung Tertinggi Eropa

Travel Update
Gatotkaca Berjualan di Alun-alun Kota Batu, Sukses Pikat Wisatawan

Gatotkaca Berjualan di Alun-alun Kota Batu, Sukses Pikat Wisatawan

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Spot Diving Labuan Bajo

HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Spot Diving Labuan Bajo

Travel Update
Tradisi Murok Jerami Jadi Agenda Wisata Tahunan di Bangka Tengah

Tradisi Murok Jerami Jadi Agenda Wisata Tahunan di Bangka Tengah

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pameran Mobil Kepresidenan RI di Sarinah

4 Tips Berkunjung ke Pameran Mobil Kepresidenan RI di Sarinah

Travel Tips
InJourney Optimistis Pariwisata Indonesia Bisa Bangkit dan Lebih Kuat

InJourney Optimistis Pariwisata Indonesia Bisa Bangkit dan Lebih Kuat

Travel Update
HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Nampar Nos NTT

HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Nampar Nos NTT

Travel Update
2 Kereta Api Legendaris Dioperasikan Saat HUT ke-77 RI

2 Kereta Api Legendaris Dioperasikan Saat HUT ke-77 RI

Travel Update
Aturan Main ke Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Minimal 15 Tahun

Aturan Main ke Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Minimal 15 Tahun

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.