Kompas.com - 04/03/2014, 10:38 WIB
Turis dari Eropa yang menggunakan kapal pesiar Minerva tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/1/2013). Turis yang berkunjung ke Jawa Tengah diperkirakan meningkat seiring dengan banyaknya kapal pesiar yang akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas.  KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASATuris dari Eropa yang menggunakan kapal pesiar Minerva tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/1/2013). Turis yang berkunjung ke Jawa Tengah diperkirakan meningkat seiring dengan banyaknya kapal pesiar yang akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas.
EditorI Made Asdhiana
SEMARANG, KOMPAS.com - Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kedatangan ribuan wisatawan asing melalui sandarnya kapal berbendara Bahamas MV Crystal Symphony serta kapal pesiar dengan bendera Belanda MV Rotterdam.

Menurut General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) cabang Tanjung Emas, Tri Suhardi, di Semarang, Senin (3/3/2014), kapal dari Amerika Serikat dan Belanda tersebut masing-masing sandar pada pukul 07.00 dan 09.00. Sebelumnya, kedatangan para wisatawan tersebut disambut oleh Tari Jaranan yang dibawakan oleh 21 penari pria serta Tari Semarangan yang dibawakan oleh enam penari wanita.

Kapal MV Crystal Symphony sebelumnya berlayar dari Surabaya dan nantinya akan melanjutkan perjalanan menuju Makassar. Kapal dengan panjang 238 meter dan berat 51.044 GRT tersebut membawa 790 penumpang dan 603 kru. Sebagian besar wisatawan yang mengikuti perjalanan tersebut berangkat melalui biro agen perjalanan, namun ada juga sebagian yang berangkat secara pribadi.

Sedangkan untuk kapal MV Rotterdam dengan panjang 237,9 meter dan berat 61.849 GRT tersebut membawa 1.300 penumpang dan 600 kru. Sebelumnya kapal tersebut singgah di Tanjung Priok, Jakarta dan akan melakukan perjalanan ke Benoa, Bali.

Sementara itu, untuk perjalanan wisata selama kunjungan tersebut, disediakan sejumlah bus bagi wisatawan dari masing-masing kapal. Selanjutnya mereka mengikuti paket perjalanan Javanese Culture, ada yang ke Borobudur, Yogyakarta, Tlogorejo Agro di Ambarawa atau Semarang highlight, sisanya ada yang pilih tinggal di kapal atau menyewa kendaraan untuk perjalanan pribadi.

Tri Suhardi mengatakan, hingga saat ini, Borobudur masih menjadi magnet tersendiri untuk menarik para wisatawan asing, sehingga kebanyakan dari mereka lebih memilih tempat wisata tersebut.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah.
"Tapi tadi banyak juga yang lebih memilih untuk jalan-jalan di Semarang saja, di antaranya ke Kota Lama, Lawang Sewu serta Klenteng Sam Po Kong," terangnya.

Masing-masing kapal akan segera melanjutkan perjalanan pada malam ini, untuk MV Crystal Symphony akan meninggalkan Semarang pada pukul 20.00, sedangkan MV Roterdam diperkirakan akan melanjutkan perjalanan pada pukul 21.00.

Pada Maret ini, sejumlah kapal berbendera asing akan kembali sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, di antaranya pada tanggal 17, 18, 23, 27, dan 31 Maret 2014

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.