Kompas.com - 05/03/2014, 08:28 WIB
Wisatawan berjalan-jalan di atas salju di Kebun Binatang Asahiyama, Kamis (6/2/2014). Banyak wisatawan asing datang ke Jepang untuk menikmati indahnya musim dingin. KOMPAS/BUDI SUWARNAWisatawan berjalan-jalan di atas salju di Kebun Binatang Asahiyama, Kamis (6/2/2014). Banyak wisatawan asing datang ke Jepang untuk menikmati indahnya musim dingin.
EditorI Made Asdhiana

Di atas meja, telah ada satu set menu Yuki-Hotaru atau kunang-kunang salju. Nama itu cocok dengan tampilan aneka makanan berwarna cerah di piring-piring porselen indah berwarna serba putih. Satu set Yuki-Hotaru terdiri dari makanan pembuka, hidangan utama, dan makanan penutup yang jumlah totalnya lebih kurang 20 jenis untuk setiap tamu.

Di antara menu itu, menu sashimi terlihat menonjol. Menu itu terdiri dari sekerat daging ikan cod mentah, udang besar, dan sepotong kepiting raja yang ditata di sebuah iglo (kubah) terbuat dari es. Kami menyantap sebagian sashimi lezat itu dengan isi landak laut yang gurih, kecap asin, dan cuka.

Menu utama berupa kerang besar, kepiting, dan aneka sayur yang direbus dalam kuah kaldu. Daging kerang dan kepiting terasa kenyal, gurih, dengan sedikit rasa manis. Sesekali kami menyeruput sup sirip ikan hiu yang teksturnya dibiarkan kasar. Makan malam itu ditutup dengan sup miso dan sejenis puding gurih dan manis.

Musim kepiting

Rasanya hampir tidak ada restoran di Hokkaido yang tidak menyediakan daging kepiting. Maklum, kepiting melimpah ruah di Hokkaido, terutama selama musim gugur hingga musim salju berakhir. Itu sebabnya, beberapa brosur pariwisata menyebut Hokkaido sebagai ”Pulau Kepiting”.

Ada empat jenis kepiting yang hidup di perairan Hokkaido, yakni taraba-gani (kepiting raja), ke-gani (kepiting berambut), hanasaki-gani (kepiting hanasaki), dan zuwai-gani (kepiting salju). Kepiting-kepiting itu ukurannya jauh lebih besar dibandingkan dengan kepiting di perairan Indonesia. Kepiting raja, misalnya, cangkangnya bisa sebesar piring makan dengan kaki sepanjang 1 meter. Kepiting jenis lainnya sedikit lebih kecil dibandingkan dengan kepiting raja.

Pada musim dingin, kepiting yang paling banyak ditemukan adalah kepiting raja yang hidup dengan baik di perairan bersuhu 10 derajat celsius ke bawah. Itu sebabnya, kepiting jenis ini sering disebut makanan musim dingin.

Kalau sudah makan kepiting jenis ini, orang Jepang tidak akan bersuara sampai kepiting yang ada di piring tandas. Maklum, kelezatan dagingnya langsung menjepit selera mereka. (Budi Suwarna)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.