Kompas.com - 07/03/2014, 10:25 WIB
Warga berjalan melintasi tangga obyek wisata Janjang Koto Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (1/6/2013). Janjang Koto Gadang atau Tangga WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHAWarga berjalan melintasi tangga obyek wisata Janjang Koto Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (1/6/2013). Janjang Koto Gadang atau Tangga "Koto" Besar, terletak di daerah Koto Gadang, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, yang dibangun dari sumbangan perantau minang dan donatur, yang menelan biaya sebesar Rp 2 miliar. Obyek wisata yang menghubungkan Kota Bukittinggi dengan Kabupaten Agam ini diharapkan menjadi ikon wisata Sumatera Barat.
EditorI Made Asdhiana
BUKITTINGGI, KOMPAS.com - Bukittinggi satu kota tujuan wisata di Sumatera Barat (Sumbar), kini memiliki obyek wisata baru yakni Jenjang 1.000 yang berada di daerah Bukit Apit.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bukittinggi, Eldi Efra di Bukittinggi, Kamis (6/3/2014), mengatakan Jenjang 1.000 itu sudah menjadi kunjungan wisatawan dari dalam dan luar Bukittinggi.

Eldi mengatakan, ramainya wisatawan ke Jenjang 1.000 tersebut karena sudah dilakukan revitalisasi sehingga mudah dilalui wisatawan.

Sebelumnya, Jenjang 1.000 tidak terawat. Selain itu, jenjang masih berupa tanah serta tanpa adanya pagar di samping kiri dan kanan jenjang sehingga sulit dilalui. Namun setelah jenjang tidak lagi dari tanah serta sudah dibuat pagar di samping kiri dan kanannya, kini sudah ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Ia menyebutkan, merevitalisasi Jenjang 1.000 tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 15 miliar. "Revitalitasi jenjang tersebut dapat mendukung Bukittingggi sebagai kota wisata," katanya.

Bantuan revitalisasi Jenjang 1.000 sebesar Rp 15 miliar tersebut diberikan per tahap. Tahap pertama tahun 2013 senilai Rp 7,5 miliar dan tahap kedua Rp 7,5 miliar di tahun 2014. Kegiatan merevitalisasi Jejang 1.000 tersebut langsung dari Dinas Pekerjaan Provinsi Sumatera Barat.

Wakil Wali Kota Bukittinggi Harma Zaldi sebelumnya menyebutkan, bahwa bantuan dari pemerintah pusat dengan total Rp 15 miliar itu tak hanya untuk merevitalisasi Jenjang 1.000 tapi juga untuk membuat taman, kolam renang dan lainnya.

"Jika revitalisasi Jenjang 1.000, taman, kolam renang dan lainnya berada di bawah Ngarai Sianok itu berjalan lancar, maka Bukittinggi dapat menjadikan kawasan itu sebagai obyek wisata baru," katanya.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Wisatawan domestik melihat keindahan Ngarai Sianok di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Jenjang 1.000 merupakan obyek wisata yang masih alami, berliku-liku menelusuri celah-celah tebing. Jenjang 1.000 ini digunakan masyarakat setempat untuk mengambil air minum ke lembah Ngarai Sianok.

Di samping itu, untuk berolah raga jalan kaki dengan latar belakang Gunung Merapi dan Singgalang yang anggun dan mempesona. Pada tempat wisata ini tersedia tempat peristirahatan, WC, kolam pancing, lokasi camping serta lapangan parkir yang luas.

Pengujung saat berada di Jenjang 1.000 itu dapat menyaksikan perilaku kera yang berkeliaran sambil bermain dan melompat dari dahan ke dahan dan burung-burung berkicau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.