Kompas.com - 07/03/2014, 15:10 WIB
EditorI Made Asdhiana

Nusa Penida merupakan nama kecamatan yang menaungi tiga pulau, yaitu Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan. Ketiga pulau ini oleh tour operator kerap disebut sebagai three sister islands. Nusa Penida sendiri merupakan pulau terbesar dimana luas total ketiga pulau tersebut sekitar 202 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 1.500 kepala keluarga yang mendiami 16 desa.

Keunikan paling istimewa di Nusa Penida dan sekitarnya adalah keindahan bawah lautnya dengan terumbu karang yang masih sangat alami dan juga aneka ragam jenis ikan. Umumnya lokasi penyelaman berada di selat antara Nusa Penida dan Nusa Ceningan. Karena memiliki arus yang kencang maka tidak direkomendasikan bagi penyelam pemula. Penting pula untuk mengetahui waktu terbaik menyelam dengan memerhatikan kondisi cuaca.

Hal yang paling dicari para penyelam saat mengunjungi kawasan ini adalah keberadaan mola-mola (sunfish), yaitu hewan laut langka yang sering berada laut pedalaman dan hanya akan muncul sekitar bulan Juli hingga November setiap tahunnya.

Ikan jinak ini memiliki mata dan mulut yang unik dengan bentuk badan bulat-pipih dan sirip panjang tanpa ekor. Sekilas seperti ikan yang terpotong dengan hanya memiliki pertengahan badan hingga kepala.

Di sekitar Crystal Bay salah satu titik penyelaman di sana kerap dijumpai mola-mola berkelompok antara 3-6 ekor. Selain keberadaan mola-mola, di ujung barat pulau Nusa Lembongan ada hutan bakau (mangrove) yang masih terjaga dengan baik. Mangrove tour yang ditawarkan masyarakat setempat dimana wisatawan diajak menyusuri hutan bakau menggunakan perahu jukung sederhana  yang mampu mengangkut 4 orang.

Selain potensi wisata, Nusa Penida juga menjadi tempat pengembangan konservasi alam dan pembangkit listrik tenaga angin. Masyarakat pulau ini terbiasa menggunakan sumber energi terbarukan seperti angin, air, tenaga surya, bio mass, dan tumbuh-tumbuhan sehingga membuat suasana pulau bebas polusi. Begitu pula suasananya keseharian di sana aman dan nyaman, hampir tidak ada kasus kejahatan di pulau ini, penduduknya pun ramah dan murah senyum.

Kompas.com/ Palupi Annisa Auliani Sri, warga Nusa Lembongan, Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Bali, sedang menjemur rumput laut, Sabtu (21/12/2013).
Hal unik lainnya dari Nusa Penida adalah meski pulaunya kecil di seberang Pulau Bali namun setiap bulannya rutin dipadati warga dari Pulau Bali yang ingin beribadah ke sebuah desa spiritual. Umat Hindu Bali banyak yang datang ke Desa Ped, Sampalan di Nusa Penida untuk beribadah di sebuah pura yang sangat terkenal di seluruh pelosok Bali, yaitu Pura Penataran Agung Ped.

Letak pura ini sekitar 50 meter di selatan Laut Selat Nusa. Telah lama pura ini menjadi tujuan wisata spiritual paling diminati umat Hindu Bali. Umumnya di pura tersebut mereka memohon keselamatan, kesejahteraan, kerahayuan, dan ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.