Kompas.com - 12/03/2014, 08:17 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Gigitan pertama martabak piza yang terasa adalah daging martabak yang kaya dengan saus tomat ala Italia. Setelah itu, aroma kejunya membuat gurih di mulut. Ada bahan yang garing saat digigit yang ternyata adalah jagung.

Bumbu pizanya sendiri diracik dengan menyesuaikan dengan selera lidah orang Indonesia. Selain itu, bumbu ini juga disesuaikan dengan tekstur daging martabak yang kenyal dan gurih. Bumbu piza dibuat agar rasa gurih martabak tidak berlebihan. Selain dicampur jagung dan keju, bumbu piza dicampur dengan paprika, jamur, dan tomat buah yang ditumis bersama bawang bombay. Setelah jadi, bumbu piza dituang langsung di atas martabak. Martabak piza siap disantap.

Selalu ada rasa pedas di setiap bumbu pizanya, tetapi bisa disesuaikan dengan selera pelanggan. Bila ingin tanpa pedas atau lebih pedas, bisa minta langsung saat pesan.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Martabak Chesse Oreo

Jika ingin yang manis, Martabak Chesse Oreo atau Oreo Keju adalah salah satu yang direkomendasikan. Di atas daging martabak ditaburi banyak Oreo bubuk dengan parutan keju. Ditambah bulatan es krim rasa vanila yang menjadikan penampilan makanan ini tak sabar untuk dicicipi. Saat Kompas.com menggigitnya, kerenyahan bubuk Oreo-nya tidak terasa pelit. Daging martabaknya terasa di lidah menjadi legit karena tidak kalah teksturnya dengan topping-nya. Apalagi dicolek dengan es krim vanila yang manis. Rasa kejunya memang malu–malu, jadi tidak terasa terlalu gurih.

Ada juga Martabak Cheese Berry. Martabak ini layak disebut martabak genit. Baik penampilan maupun rasanya sangat berani dan menggoda. Di atas daging martabaknya ditaburi keju dan cokelat mesis warna-warni, saus sirup stroberi, dan es krim stroberi. Tak ketinggalan adalah buah stroberi yang memberikan nuansa segar.

Saat digigit, kekenyalan daging martabak langsung ditemani rasa asam stroberi yang segar. Aroma gurih dari taburan keju dan mentega di daging martabaknya juga tak kalah terasa. Ditambah colekan es krimnya menjadi rasa asam bercampur dengan manis.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Martabak Cheese Berry

Setiap martabak di Kafe D’Marco yang terletak di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, ini disajikan dengan apik dan penuh estetika. Biasa ditaruh di atas piring besar berwarna putih. Topping dan tambahannya selalu dioles dan diselipkan ala hiasan makanan. Martabak menjadi terlihat cantik. Bisa dibilang martabak adalah makanan sejuta umat, makanan pinggir jalan yang sangat disuka orang Indonesia.

"Nah, gimana kalau makanan pinggir jalan ini naik kelas jadi makanan yang bisa dinikmati di kafe dengan suasana modern," kata Ira Lathief, salah satu pemilik Kafe D’Marco.

Ira Lathief yang juga penulis buku Normal Is Boring menjelaskan, D’Marco sebenarnya berasal dari kata "martabak" dan "kopi". Makanya, minuman yang disajikan juga tak kalah unik. Salah satu menu minuman yang banyak menjadi favorit pelanggan adalah Ice Strawberry Coffee. Minuman ini adalah campuran kopi, susu cair, dan sirup stroberi. Kopinya berasal dari biji kopi jenis robusta yang digiling sendiri di kafe. Jadi aroma kopinya yang pahit masih kuat saat diracik.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Ice Strawberry Coffee

Saat diteguk, rasa asam segar sirup stroberinya lebih dulu terasa. Sehabis itu, baru aroma kopi pahitnya mengalahkan sirupnya. Jadi unik di lidah, rasa asamnya bukan dari kopi, melainkan dari sirup stroberi. Kopi ini lebih cocok bagi penggemar kopi ringan, apalagi sambil berbincang santai sambil mencicipi martabak yang sudah naik kelas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.