Kompas.com - 19/03/2014, 09:22 WIB
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS — Pemerintah Provinsi Bali berencana membangun bandara internasional kedua setelah Bandara Ngurah Rai di Kabupaten Badung.

Hingga Selasa (18/3/2014), sejumlah opsi dan lokasi bandara baru terus dikaji, salah satunya bandara yang diusulkan konsultan asal Kanada, Airport Kinesis Consulting (AKC), baru-baru ini.

”Bandara akan dibangun di atas lautan atau di pulau buatan. Semua fasilitas, seperti landasan pacu dan terminal, akan dibangun di sana. Pulau dengan daratannya dihubungkan dengan jalur kereta api. Fasilitas pendukung bandara lainnya akan tetap di daratan,” ujar Shad Servoune, konsultan AKC.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika tidak mau gegabah meskipun usulan itu cukup menarik. ”Kami meminta AKC presentasi sekali lagi di hadapan tokoh masyarakat Bali,” kata Pastika.

Selain untuk mengembangkan Bali bagian utara, bandara baru yang akan dibangun juga sebagai solusi atas padatnya Bandara Ngurah Rai. (ays)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.