Kompas.com - 20/03/2014, 08:30 WIB
ILUSTRASI - Pura Tanah Lot, Tabanan. KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F.ILUSTRASI - Pura Tanah Lot, Tabanan.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagian besar operator tur wisata dari Eropa membawa wisatawan mancanegara asal Eropa ke tempat-tempat jauh terlebih dahulu saat melancong di Bali. Tempat jauh yang dimaksud adalah daerah-daerah di luar selatan Bali, seperti kawasan utara, barat, dan timur Bali.

"Biasanya dibawa ke jauh dulu. Mereka ini perlu brainwash bahwa dia sudah berada di Bali. Ditunjukkan bahwa inilah Bali," kata Vice President Sales & Marketing Waka Hotels & Resorts Dewi Trisnawati di Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Apalagi, lanjut Trisna, para wisatawan ini telah menempuh lebih dari 18 jam perjalanan dengan pesawat langsung ke Bali. Tentu yang mereka inginkan adalah gambaran Bali sesungguhnya.

"Kalau daerah selatan sudah menjadi area turistik. Ini yang tidak diinginkan operator tur. Mereka masih ingin tetap menampilkan Bali yang eksotis," tambahnya.

Destinasi wisata tersebut seperti daerah Tabanan dan Klungkung. Trisna menuturkan, Tabanan memang kawasan luas, tetapi mudah dijangkau dari Bandara Ngurah Rai.

"Seperti turis dari Jakarta paling hanya bisa ke Bali saat weekend, hanya dua malam saja, akhirnya lebih banyak di selatan. Tapi, coba jelajahi Pulau Bali," katanya.

Salah satu resor yang dikelola Waka Hotels & Resorts adalah Waka Gangga yang berada di Pantai Gangga, Tabanan. Pantai Gangga berada tak jauh dari Tanah Lot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengaku memang tidak banyak wisatawan domestik ke daerah Pantai Gangga. Oleh karena itu, ia berharap semakin banyak wisatawan domestik yang mau menginap di kawasan ini.

Namun, untuk Waka Sailing yang juga produk dari Waka Hotels & Resorts, minat wisatawan domestik mulai terlihat. Trisna menuturkan, sudah ada grup domestik yang mencarter kapal.

"Mulai banyak grup kecil berjumlah 12 orang, tapi ada yang sampai carter juga," katanya.

Dengan Waka Sailing, tamu naik kapal layar dari Pelabuhan Tanjung Benoa lalu diajak mengarungi laut selama dua jam. Kemudian berlabuh di marina pribadi di Nusa Lembongan, Klungkung. Di sini, tamu menikmati aneka aktivitas olahraga air, seperti snorkling dan tur ke desa tradisional Bali, serta makan siang prasmanan seafood.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

Travel Update
Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Travel Tips
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Travel Update
Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Travel Tips
12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.