Kompas.com - 25/03/2014, 12:39 WIB
Hotel Aston Belitung ARSIP ARCHIPELAGO INTERNATIONALHotel Aston Belitung
EditorI Made Asdhiana
PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Archipelago International memperluas brand hotel bintang 4 yakni  Hotel Aston dengan membuka Hotel Aston Belitung yang terletak di lepas pantai timur Sumatera di Kepulauan Belitung.

Hotel Aston yang terbaru ini merupakan hotel ke-26 di Indonesia secara resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu serta Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi, Kamis (20/3/2014) lalu.

Dalam siaran pers, Senin (24/3/2014), disebutkan hotel ini dirancang untuk mendukung pembangunan wilayah Belitung, dengan menyediakan akomodasi berstandar internasional dan fasilitas konferensi guna memenuhi kebutuhan perdagangan serta pariwisatanya yang sedang berkembang pesat.

Hotel ini memiliki 202 kamar standard dan suite, beberapa di antaranya dapat menikmati pemandangan laut di dekatnya. Kolam renang hotel juga memiliki pemandangan lepas pantai serta beberapa fasilitas bersantap seperti sebuah restoran, coffee shop dan bar & lounge lengkap dengan fasilitas karaoke.

Lokasi Hotel Aston Belitung hanya 20 menit dari bandara dan 5 menit ke pusat kota, kantor-kantor pemerintahan kota dan daerah perbankan.

Untuk memenuhi keperluan para pelancong bisnis hotel ini dilengkapi 5 ruang pertemuan dan sebuah grand ballroom yang mampu menampung lebih dari 600 orang. Selain itu untuk mengisi waktu senggang para tamu dapat menikmati pusat kebugaran dan spa.

Belitung dulunya merupakan pusat pertambangan timah, serta sangat terkenal dengan berbagai hal, beberapa pantainya yang sangat indah, daerahnya yang unik, hamparan pasir putih dan dikelilingi air laut yang jernih dengan hamparan batu–batu granit, sehingga dijadikan tempat pengambilan gambar film Indonesia yang terkenal, Laskar Pelangi.

Tujuan utama pariwisata di Belitung yang terkenal adalah pantainya yang indah dan pulau–pulau kecil. Pantai–pantai yang utamanya seperti Pantai Tanjung Tinggi dan Pantai Tanjung Kelayang, mempunyai air laut yang biru dan jernih, hamparan pasir yang halus, dataran dengan bebatuan yang khas.

Adapun Pulau Batu Berlayar yang penuh dengan struktur batu granit yang menakjubkan. Sementara Pulau Lengkuas memiliki mercusuar yang sudah berumur 129 tahun dan tempat yang bagus untuk aktifitas snorkeling.

Pulau Pasir terbuat dari pasir dan akan terendam jika air laut sedang pasang, seperti juga kepulauan Burung (Pulau Burong) yang dapat diakses dari Tanjung Binga pada saat air laut sedang surut.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pemandangan pantai dari atas mercusuar di Pulau Lengkuas, Belitung, Jumat (15/4/2011). Belitung terkenal dengan lokasi wisata yang memiliki keindahan pantai pasir putih berbatu granit artistik menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.
"Sejak beroperasi pada bulan Desember lalu, Hotel Aston Belitung telah mencapai tingkat hunian hingga 70 persen," ujar Endi Basuki, General Manager Hotel Aston Belitung.

Norbert Vas, Wakil Presiden Penjualan & Marketing mengatakan Belitung merupakan tempat tujuan yang sangat fantastis karena daerahnya menarik, pantainya indah, lokasi yang strategis dekat dengan Jakarta dan Singapura.

"Dengan memperkenalkan sebuah hotel yang sebelumnya tidak tersedia hotel dengan standar layanan bintang 4 dan akomodasi juga fasilitas yang berkualitas, kami berharap untuk dapat menarik tamu–tamu internasional datang ke Belitung,"  ujar Norbert Vas. (*)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X