Kompas.com - 25/03/2014, 16:46 WIB
Persiapan upacara tiwah massal di Desa Parit, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (27/11/2013). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPersiapan upacara tiwah massal di Desa Parit, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (27/11/2013).
EditorI Made Asdhiana
SAMPIT, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus melakukan pembenahan untuk mewujudkan Sampit menjadi kota wisata pada 2015.

"Saya berharap pada 2015 semua sudah terwujud, sebelum berakhir masa jabatan saya dengan pak Taufiq Mukri (Wakil Bupati Kotawaringin Timur). Kita ingin wujudkan Sampit sebagai kota wisata yang menjadi kebanggaan," kata Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi di Sampit, Senin (24/3/2014).

Saat ini pembenahan besar-besaran dilakukan untuk mempercantik Kota Sampit. Sekitar Rp 232 miliar anggaran dialokasikan untuk proyek tersebut dengan sistem pendanaan tahun jamak yakni pada 2013, 2014 dan 2015.

Proyek yang dikerjakan di antaranya pembangunan bundaran Nanas di Kecamatan Kotabesi, bundaran Tugu Adipura, pintu gerbang, patung Tjilik Riwut dan penataan bundaran di Jalan Tjilik Riwut.

Selain itu, penataan Taman Kota, pembangunan ikon Kota Sampit dengan maskot patung jelawat, pasar modern di lokasi eks Mentaya Theatre, penataan bundaran serta pembangunan "Islamic Center" di Jalan Jenderal Sudirman.

"Ikon kota Sampit itu dibangun di pinggir Sungai Mentaya, seperti halnya di Singapura. Jadi dari sini kami berharap akan terbuka berbagai jenis peluang usaha kecil untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Supian.

Tidak hanya di dalam kota, pembenahan juga dilakukan di obyek-obyek wisata di luar kota seperti Pantai Ujung Pandaran dan makam yang banyak dikunjungi di kawasan itu, pembenahan akses jalan dan "betang" di Desa Tumbang Gagu, yakni rumah berusia seratus tahun lebih yang merupakan rumah khas Suku Dayak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau kekayaan bahan tambang itu bisa habis, perkebunan juga ada kalanya lesu. Makanya, kita harus terus mencari alternatif peluang usaha bagi masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan pariwisata," ujarnya.

Supian memahami kebijakannya dalam melakukan terobosan ini menuai pro dan kontra. Namun hal itu dianggapnya sebagai sesuatu yang wajar dan harus ditanggapi positif karena masyarakat belum melihat hasil nyatanya.

Supian pun meminta doa dan dukungan masyarakat karena apa yang dilakukannya untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kotawaringin Timur.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.