Kompas.com - 27/03/2014, 12:11 WIB
Roti bakar srikaya, salah satu menu khas di Kedai Sedap. KOMPAS/RADITYA HELABUMIRoti bakar srikaya, salah satu menu khas di Kedai Sedap.
EditorI Made Asdhiana
DALAM setiap perjalanan, sempatkan selalu untuk mencicipi kue tradisional daerah setempat dan singgah di kedai tua yang terawat. Dengan begitu, lewat cita rasa kita mengembusi nostalgia.

Kue atau camilan tradisional yang berpenampilan amat sederhana terkadang luput dari hasrat kita untuk mencicipinya. Namun, jangan pandang sebelah mata dulu sebelum kita mencobanya.

Jika kita menempuh perjalanan darat dari Tarutung di Tapanuli Utara ke Balige di Toba Samosir, kita akan melalui sebuah kota kecil yaitu Kecamatan Siborongborong, masih di Tapanuli Utara. Coba pasang mata di sepanjang jalan lintas antarkabupaten demi mencari para penjual kue yang berkeliling dengan sepeda. Mereka menjual kue tradisional yang populer di Siborongborong bernama ombus-ombus.

Yang disebut ombus-ombus sebenarnya amatlah sederhana. Hanya kue kukus berbahan tepung beras dengan isian kelapa parut dan gula kelapa atau gula putih. Penjual kue ombus-ombus biasanya sudah beredar berjualan sejak pagi-pagi ketika kue masih hangat dalam balutan daun pisang. Orang biasanya meniup-niup lebih dahulu kue itu sebelum dilahap. Dari perilaku itu konon sang kue dinamai ombus-ombus, yang kira-kira berarti mengembusi atau meniupi.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Kedai Sedap, Pematang Siantar, Sumatera Utara, buka mulai pukul 08.00 hingga sore hari.
Branti Simanjuntak (44), seorang penjual kue ombus-ombus di Siborongborong bercerita bagaimana kue ini dibuat. Sejak subuh dia dan istrinya sudah bangun untuk membuat ombus-ombus. Pertama-tama, tepung beras diberi air mendidih kemudian diuleni dengan tangan hingga kalis. Kemudian, adonan tepung dibentuk bulatan-bulatan kecil dan diberi isian kelapa parut yang dicampur dengan gula kelapa atau gula putih. Setelah itu, kue dibentuk menjadi berbentuk limas, dibungkus daun pisang, lalu dikukus. Ombus-ombus ini dijual seharga Rp 1.000 saja per bungkus.

”Sehari biasanya terjual 300 bungkus. Kalau tahun baru bisa sampai 1.000 bungkus,” kata Branti.

Meskipun tak mengandung santan, ombus-ombus terasa cukup legit, tetapi tak membikin kita cepat enek. Manisnya gula kelapa dalam ombus-ombus tak terasa berlebihan. Kita bisa tanpa sadar menyantapnya hingga lima bungkus tanpa membuat perut terasa cepat penuh. Ombus-ombus kian terasa nikmat ketika disantap bersama teh hangat yang cukup kental. Kue ini juga terasa cocok dengan hawa Siborongborong yang sejuk.

Melintasi Kecamatan Porsea di Toba Samosir, kita juga bisa menjumpai orang-orang yang menjual penganan tipa di pinggir jalan lintas antarkabupaten. Yang disebut tipa ternyata adalah jajanan camilan yang terbuat dari beras yang diolah menjadi seperti emping. Beras yang disangrai kemudian dipipihkan. Sangat sederhana. Kita bisa mengemilnya begitu saja. Sebagian orang kadang mencampur tipa ini dengan kelapa muda parut dan ditaburi sedikit gula pasir. Dengan begitu, camilan rakyat sederhana ini menjadi lebih bercita rasa.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Tipa-tipa
Tipa sebenarnya juga bisa kita nikmati seperti menyantap sereal untuk sarapan, dengan diguyur susu sapi atau susu soya dingin, dicampur dengan buah-buahan atau kismis.

Kedai sedap

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Travel Tips
Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Travel Update
13 Etika Cara Bepergian Naik Pesawat, Pemula Wajib Tahu

13 Etika Cara Bepergian Naik Pesawat, Pemula Wajib Tahu

Travel Tips
7 Tips Wisata pada Tahun Macan Air Berdasarkan Pakar Feng Shui

7 Tips Wisata pada Tahun Macan Air Berdasarkan Pakar Feng Shui

Travel Tips
6 Hotel Dekat Stasiun UI Depok, Harga Mulai Rp 200 Ribuan

6 Hotel Dekat Stasiun UI Depok, Harga Mulai Rp 200 Ribuan

Jalan Jalan
Cara Check In Hotel Langsung Tanpa Booking Online, Perhatikan Hal Ini

Cara Check In Hotel Langsung Tanpa Booking Online, Perhatikan Hal Ini

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.