Kompas.com - 28/03/2014, 17:24 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
TUBAN, KOMPAS.com - Seperti Nyepi tahun-tahun sebelumnya, menyambut Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 31 Maret 2014, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali akan mengalami penutupan selama 24 jam. Penutupan terhitung mulai tanggal 31 Maret 2014 jam 06.00 WITA sampai dengan 1 April 2014 jam 06.00 Wita.

Penutupan bandara dilakukan dengan mengacu pada Surat Dirjen Perhubungan Udara Nomor AU/2696/DAU/1796/99 tanggal 01 September 1999 dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 003.2/223168/DPIK tanggal 30 Desember 2013.

“Dengan adanya Surat Dirjen Perhubungan Udara dan Edaran Gubernur Bali, maka selama pelaksanaan Nyepi semua penerbangan domestik maupun internasional dengan tujuan akhir dan keberangkatan pertama dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai akan ditiadakan,” papar Co. GM Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita seperti termuat dalam keterangan pers yang diterima Kompas Travel.

Tutupnya bandara selama Hari Raya Nyepi sudah berlangsung sejak tahun 2000. Namun demikian, beberapa hal tetap dikoordinasikan dan disiapkan untuk memastikan seluruh pelaksanaan Nyepi di bandara berjalan lancar dan aman.

“Untuk kelancaran dan keamanan pelaksanaan Nyepi di bandara, Angkasa Pura I bekerja sama dengan Air Navigation telah mengirimkan Notam (Notice to Airman) ke maskapai penerbangan dan bandara di seluruh dunia. Dengan Notam ini para maskapai dapat mengatur dari jauh hari untuk tidak menjadwalkan penerbangannya ke Bali selama periode penutupan tersebut,” imbuh Ardita.

TRIBUN BALI/ANDRIANSYAH Seorang pemandu wisata menjemput wisatawan di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Rabu (12/3/2014). Kunjungan wisatawan ke Bali masih terpantau ramai menjelang Hari Raya Nyepi.
Selama penutupan bandara ini, diperkirakan sebanyak 400 penerbangan berjadwal ditiadakan yang terdiri dari 248 penerbangan domestik dan 152 penerbangan internasional. Ardita menambahkan bahwa selama 24 jam penutupan bandara, para personel yang terkait dengan penerbangan akan tetap disiagakan.

“Walapun tidak beroperasi, namun kami tetap akan menyiagakan personel untuk mengantisipasi adanya permohonan technical landing atau emergency landing, termasuk medical evacuation,” tambahnya.
 
Bandara I Gusti Ngurah Rai akan kembali dibuka dan beroperasi seperti biasa pada tanggal 1 April 2014 jam 06.01 Wita. Penerbangan yang direncanakan terakhir mendarat sebelum penutupan bandara adalah Malaysia Airline (MH867) dari Kuala Lumpur tanggal 31 Maret 2014 jam 02.35. Sedangkan penerbangan yang pertama berangkat setelah bandara dibuka kembali adalah Garuda Indonesia (GA403) tujuan Jakarta jam 08.00 dan Cebu Airline (CEB280) tujuan Manila jam 08.35.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.