Kompas.com - 01/04/2014, 08:27 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorI Made Asdhiana

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengaku menggelontorkan dana sekitar Rp 6 miliar untuk penyelenggaraan Tour de Singkarak (TdS) 2014. Dana tersebut merupakan dana untuk operasional penyelenggaraan, termasuk untuk hadiah yang nilai totalnya mencapai Rp 1,3 miliar.

"Biaya ini di luar perbaikan infrastruktur. Jadi, alokasinya digunakan untuk pembayaran oficial, menyewa helikopter, tenaga kesehatan, termasuk hadiah," kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar di Padang, Sumatera Barat, Minggu (30/3/2014).

Selain dana dari pemerintah pusat, ajang TdS 2014 juga mendapat suntikan dana dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beserta 18 Pemerintah Kabupaten dan Kota yang wilayahnya dilalui rute lomba.

Adapun dana dari Pemprov Sumbar mencapai Rp 3 miliar, sedangkan dana dari 18 kabupaten dan kota bervariatif, mulai dari Rp 250 juta hingga Rp 1 miliar. Pengeluaran terkecil dilakukan oleh Kabupaten Pesisir Selatan, sedangkan pengeluaran terbesar dilakukan oleh Kabupaten Padang Pariaman yang akan menjadi kota awal dimulainya pergelaran tersebut pada 7 Juni mendatang.

"Jadi, pendanaan lokalnya dilakukan secara gotong royong, yang istilah lokalnya balalek gadang. Nantinya, di setiap kota yang disinggahi akan diselenggarakan pula pameran produk-produk lokal," ucap Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim.

TdS 2014 akan digelar pada 7-15 Juni, dimulai dari Padang Pariaman, dan diakhiri di Kota Padang. Dalam penyelenggaraan tahun ini, akan ada 9 rute yang akan ditempuh oleh para peserta. Rute tersebut akan melalui 18 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat, dengan jarak tempuh sekitar 1.250 kilometer. Adapun jumlah peserta mencapai sekitar 160 pebalap yang berasal dari 20 tim. TdS merupakan ajang balap sepeda yang  telah digelar sejak 2009. Saat ini, TdS telah masuk dalam kelas 2.2 dalam kalender Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.