Kompas.com - 01/04/2014, 14:18 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kiri) didampingi Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer (kanan) menyambut kedatangan pesawat ATR 72-600 Garuda Indonesia di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Kamis (2/1/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDIANABupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kiri) didampingi Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer (kanan) menyambut kedatangan pesawat ATR 72-600 Garuda Indonesia di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Kamis (2/1/2014).
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Rencana Garuda Indonesia terbang ke Banyuwangi pada April 2014 terpaksa ditunda. Menurut Ari Suryanta, Vice Presiden Domestic Region 3 saat ditemui Kompas.com, Selasa (1/4/2014) penundaan dilakukan karena pesawat ATR 72-600 yang dipesan dari Perancis masih belum tiba di Indonesia.

"Bukan dibatalkan tapi ditunda. Pesawatnya baru dikirim hari ini atau besok dari Perancis. Pesawat yang datang kan tidak bisa langsung digunakan. Dijadwalkan ulang, bulan Mei 2014 penerbangan Garuda pertama kali di Banyuwangi akan dilakukan," jelasnya.

Selain itu pihak Garuda juga butuh waktu untuk training pilot yang akan menerbangkan pesawat ATR 72-600. "Simulator training ada Perancis jadi kami mengirim pilot ke sana," katanya.

Ari mengaku semua perizinan terkait penerbangan sudah selesai. "Tim dari Garuda sudah kami turunkan ke Banyuwangi untuk persiapan penerbangan, termasuk juga mendirikan kantor perwakilan di Banyuwangi yang akan dijadikan pusat kegiatan bisnis PT Garuda Indonesia di Banyuwangi, Jember dan Situbondo," katanya.

Ari menjelaskan untuk pegawai yang bekerja di kantor perwakilan Banyuwangi, direkrut dari warga asli Banyuwangi. Rencananya, setelah pesawat baru diregistrasi dan penyelesaian administrasi yang lain, penerbangan pesawat Garuda akan dilakukan pada bulan Mei 2014 mendatang.

"Jadi penundaan ini murni disebabkan karena keterlambatan pengiriman pesawat dari Perancis ke Indonesia bukan masalah perizinan karena proses perizinan dari Kementerian Perhubungan sudah selesai," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Banyuwangi Suprayogi kepada Kompas.com menjelaskan tidak bisa mencampuri keputusan internal pihak terkait keterlambatan pengiriman pesawat dari Perancis. Namun Pemkab Banyuwangi sudah memfasilitasi semua kebutuhan penerbangan Garuda di Banyuwangi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi lapangan di Bandara Blimbingsari sudah siap. Kan sudah penerbangan tanpa penumpang komersial 2 Januari kemarin," katanya.

Rencananya pesawat Garuda akan terbang pagi hari sebelum jam 07.00 wib ke Surabaya lalu kembali ke Banyuwangi dan melanjutkan perjalanan ke Denpasar, Bali.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.