Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kintamani Tetap Jadi Obyek Wisata Andalan

Kompas.com - 07/04/2014, 10:39 WIB
KEINDAHAN panorama Gunung Batur yang memiliki ketinggian 2.400 meter dari permukaan laut sangat serasi dengan Danau Batur di bawahnya yang dapat disaksikan dari kejauhan di obyek wisata Penelokan, Kintamani, Kabupaten Bangli, 45 kilometer timur Denpasar.

Perpaduan lembah dan pegunungan serta keunikan seni budaya yang diwarisi masyarakat setempat secara turun temurun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengunjungi obyek wisata andalan di Kabupaten Bangli, Bali tersebut.

Obyek wisata Penelokan Kintamani itu memang terkenal di seantero dunia. Hingga kini masih menjadi idaman wisatawan dalam dan luar negeri saat melakukan perjalanan wisata ke Bali.

"Hawa yang sejuk ditambah pemandangan alam yang indah, kawasan Gunung Batur dengan latar belakang desa Trunyan, salah satu desa kuno menjadi daya tarik tersendiri bagi turis," tutur Made Sunada, seorang pemandu wisata.

Penelokan, Kintamani, adalah salah satu obyek wisata yang menjadi favorit dikunjungi para wisatawan saat melancong ke Pulau Dewata. Kekhasan pemandangan Gunung Batur dengan hamparan bebatuan hitam dan Danau Batur berwarna biru melengkung bak bulan sabit di sebuah kaldera yang begitu eksotis dilihat menjadi incaran setiap pengunjung ke sini.

Tempat yang oleh beberapa wisatawan dikatakan memiliki kaldera terindah di dunia itu terletak di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut dengan suhu yang sejuk. Hal ini menambah nyamannya suasana ketika menikmati pemandangan eksotis itu.

Lokasinya dapat ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan mobil dari kota Denpasar dan hanya 20 menit dari Kota Bangli. Sehingga semakin banyak pengunjung yang berminat untuk mendatangi lokasi wisata Gunung Batur.

KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Danau Batur dan Gunung Batur terlihat dari dermaga kuburan Desa Trunyan, Bangli, Bali.
Kawasan wisata Penelokan Kintamani dilengkapi dengan Museum Vulkanologi. Museum ini memiliki fasilitas seperti ruang pertemuan untuk ilmuwan, ruang koleksi yang menunjukkan peristiwa meletusnya Gunung Batur.

Museum tersebut terletak di objek wisata Kintamani, resmi dibuka oleh Menteri Sumber Daya Energi dan Pertambangan, Purnomo Yusgiantoro pada 10 Mei 2007. Pengunjung yang ke sana akan mendapatkan gambaran tentang kondisi gunung berapi di daerah ini.

Museum tersebut juga menghadirkan diorama yang menggambarkan rekonstruksi aliran lava dan kepanikan masyarakat di tahun 1926 yang menghancurkan Desa Batur. Bahkan Gunung Batur dan Gunung Agung masih aktif hingga kini.

Obyek wisata Kintamani yang memiliki pemandangan alam tidak ada duanya di dunia ini menerima kunjungan terbanyak kelima dari obyek wisata yang paling terkenal di Bali, yakni setelah Tanah Lot, Uluwatu, Ulundanu Beratan dan Tirta Empul.

Sesuai catatan Dinas Pariwisata Provinsi Bali, jumlah kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke obyek wisata Penelokan Kintamani sebanhak 458.184 orang terdiri atas 279.154 orang asing dalam sisanya 179.030 tamu dalam negeri.

Geopark dunia

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani masalah pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan (UNESCO) secara resmi sejak 2 November 2012 mengakui Gunung Batur itu sebagai Geopark dunia karena memiliki keunikan dan kekhasan sebagai warisan dunia bidang geowisata dunia.

Bahkan UNESCO sudah memasukkan dan mengakui Gunung Batur sebagai Geopark dunia. Sehingga Gunung Batur merupakan salah satu kawasan geologi unik dan memiliki kekhasan yang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh lembaga dunia itu.

Halaman:
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Hotel Story
Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Jalan Jalan
Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Jalan Jalan
Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Jalan Jalan
7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

Travel Update
Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Travel Update
Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Travel Tips
Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Travel Tips
9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

Travel Update
Festival Balon di Wonosobo 2024 Digelar 10 Hari, Sempatkan Berkunjung

Festival Balon di Wonosobo 2024 Digelar 10 Hari, Sempatkan Berkunjung

Travel Update
6 Tempat Wisata Dekat Bandara Juanda Surabaya, Banyak Taman Gratis

6 Tempat Wisata Dekat Bandara Juanda Surabaya, Banyak Taman Gratis

Jalan Jalan
Penumpang Whoosh Meningkat 30 Persen Saat Lebaran, KCIC Tambah Perjalanan

Penumpang Whoosh Meningkat 30 Persen Saat Lebaran, KCIC Tambah Perjalanan

Travel Update
Jadwal 'Video Mapping' Monas Hanya sampai 14 April 2024, Sayang Dilewatkan

Jadwal "Video Mapping" Monas Hanya sampai 14 April 2024, Sayang Dilewatkan

Travel Update
The Jungle Waterpark Bogor Hadirkan Promo Tiket dan Hadiah Lebaran

The Jungle Waterpark Bogor Hadirkan Promo Tiket dan Hadiah Lebaran

Travel Update
5 Tempat Wisata Keluarga di Tuban Jatim, Ada Pemandian Alam 

5 Tempat Wisata Keluarga di Tuban Jatim, Ada Pemandian Alam 

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com