Kompas.com - 08/04/2014, 16:58 WIB
Silat Cingkrik, salah satu warisan budaya betawi yang berasal dari Kampung Rawa Belong. ARSIP SANGGAR SI PITUNGSilat Cingkrik, salah satu warisan budaya betawi yang berasal dari Kampung Rawa Belong.
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com – Konon, Kampung Rawa Belong yang berlokasi di Jakarta Barat, merupakan tempat asal Si Pitung, jago silat betawi yang melegenda. Setidaknya, itu lah yang diyakini oleh warga Rawa Belong melalui cerita lisan turun temurun, meski budayawan sekali pun masih tenggelam dalam simpang siurnya asal muasal sang legenda.

Keyakinan mereka bukan tak berdasar. Hingga kini, keturunan dari keluarga Si Pitung masih menetap di Kampung Rawa Belong. Berdasarkan cerita, di kampung ini lah Si Pitung dulu belajar silat dan mengaji.

“Kalau bicara tentang Si Pitung pasti bicara mengenai Rawa Belong. Kampung ini memang terkenal dengan kampung sang jawara, karena diyakini sebagai kampung halaman Si Pitung,” ujar pemilik Sanggar Budaya Si Pitung, Bachtiar, saat ditemui Kompas Travel di Jakarta, Senin (7/4/2014).

Kampung Rawa Belong memang istimewa. Jika ingin melihat dan mempelajari budaya asli betawi, Kampung Rawa Belong lah tempatnya. Hingga saat ini warga Rawa Belong masih aktif menyelenggarakan kegiatan-kegiatan budaya betawi.

Salah satunya silat cingkrik, yang merupakan silat asli Kampung Rawa Belong. Meski tak lagi digunakan sehari-hari sebagai alat bela diri, warga Rawa Belong tetap mengajarkan silat kepada para pemudanya sebagai salah satu warisan seni dan budaya yang perlu dilestarikan. Tradisi ini seolah memperkuat identitas Rawa Belong sebagai kampung halaman sang legenda yang jago silat.

Cingkrik berasal dari kata jejingkrik yang berarti melompat. Diberi nama demikian, karena kebanyakan gerakan dari silat cingkrik adalah melompat. Namun, yang menjadi keutamaan dari silat ini adalah kecepatan.

Cukup mematikan, namun bukan untuk disombongkan. Itu lah nilai utama dari silat cingkrik. “Kata orang tua kami dulu, jangan pernah sombong dengan kehebatan silat kita, karena dengan kesombongan itu lambat laun akan menghancurkan kita,” ujar Bachtiar.

Menurut Bachtiar, silat cingkrik ini awalnya diajarkan oleh Ki Ma’ing. Dari Ki Ma’ing, silat cingkrik terus berkembang kepada murid-muridnya dan menjadi salah satu tradisi budaya asli asal Rawa Belong. Saat ini terdapat lebih kurang 12 sanggar silat yang masih aktif di wilayah Rawa Belong dan sekitarnya.

KOMPAS.com/NICKY AULIA WIDADIO Sanggar Budaya Si Pitung di Kampung Rawa Belong, Jakarta Barat.

Tidak harus menjadi warga Rawa Belong untuk ikut belajar silat di sini. Siapa pun bisa, tanpa dikenakan biaya. “Sanggar silat di sini sebenarnya mengajarkan berbagai jenis silat betawi, tapi memang silat cingkrik yang utama karena berasal dari Rawa Belong. Pengembangannya saat ini lebih mengarah pada silat sebagai warisan seni dan budaya,” tutur Bachtiar.

Di Sanggar Si Pitung milik Bachtiar, silat cingkrik diajarkan setiap malam Rabu dan Sabtu. Selain sanggar silat, di kampung ini terdapat pula beberapa sanggar dan yayasan budaya yang juga menampilkan ondel-ondel, lenong, palang pintu, teater, dan atraksi budaya betawi lainnya.

Tak heran, jika Kampung Rawa Belong dijuluki sebagai Kampung Betawi. Tentunya, Kampung Rawa Belong akan selalu terbuka bagi siapa pun yang datang untuk mempelajari budaya betawi. “Kalau bukan kita yang melestarikan budaya betawi, lalu siapa lagi?” kata Bachtiar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Tahu Bedanya Bar, Lounge, Pub, Diskotek, dan Club?

Sudah Tahu Bedanya Bar, Lounge, Pub, Diskotek, dan Club?

Travel Tips
15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

Travel Promo
9 Tempat Ngopi di Yogyakarta dengan Pemandangan yang Instagramable

9 Tempat Ngopi di Yogyakarta dengan Pemandangan yang Instagramable

Jalan Jalan
Omicron Meluas, Jepang Pertimbangkan Kuasi-Darurat di 13 Prefektur

Omicron Meluas, Jepang Pertimbangkan Kuasi-Darurat di 13 Prefektur

Travel Update
6 Gunung Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Kesegaran

6 Gunung Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Kesegaran

Jalan Jalan
10 Air Terjun di Yogyakarta yang Eksotis dan Wajib Dikunjungi

10 Air Terjun di Yogyakarta yang Eksotis dan Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Rute Tercepat ke Jembatan Girpasang Klaten, Naik Kendaraan Pribadi

Rute Tercepat ke Jembatan Girpasang Klaten, Naik Kendaraan Pribadi

Jalan Jalan
Tips Wisata Jembatan Gantung Girpasang, Waktu Terbaik buat Datang

Tips Wisata Jembatan Gantung Girpasang, Waktu Terbaik buat Datang

Travel Tips
Harga Paket Piknik di Bromo dan Cara Pesannya

Harga Paket Piknik di Bromo dan Cara Pesannya

Jalan Jalan
Piknik Lesehan di Bromo, Sarapan Outdoor dengan Pemandangan Indah Gunung Bromo

Piknik Lesehan di Bromo, Sarapan Outdoor dengan Pemandangan Indah Gunung Bromo

Jalan Jalan
AirAsia Buka Lagi Rute Surabaya-Lombok, Permudah Mobilitas Masyarakat

AirAsia Buka Lagi Rute Surabaya-Lombok, Permudah Mobilitas Masyarakat

Travel Promo
Bandara Halim Tutup Sementara, Batik Air dan Wings Air Sesuaikan Operasional

Bandara Halim Tutup Sementara, Batik Air dan Wings Air Sesuaikan Operasional

Travel Update
20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

Jalan Jalan
Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Travel Update
Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.