Kompas.com - 17/04/2014, 16:07 WIB
Mahkota Sultan Ternate diperlihatkan kepada tamu kehormatan menjelang pembukaan Festival Legu Gam 2014, di Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Minggu (13/4/2014). Mahkota yang sudah ada sejak 1257 ini terdiri dari rambut, lempengan emas, dan 113 buah batu permata. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESMahkota Sultan Ternate diperlihatkan kepada tamu kehormatan menjelang pembukaan Festival Legu Gam 2014, di Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Minggu (13/4/2014). Mahkota yang sudah ada sejak 1257 ini terdiri dari rambut, lempengan emas, dan 113 buah batu permata.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
TERNATE, KOMPAS.COM - Bukan hanya keraton dan struktur pemerintahan kerajaan yang menjadi peninggalan turun temurun di Kesultanan Ternate, Maluku Utara. Kesultanan yang berdiri sejak 1257 dengan Raja pertama yaitu Baab Mansyur Malamo, ternyata memiliki satu benda pusaka yang telah dijaga dan disakralkan, yakni mahkota sultan.

Vanyira Kadato atau Kepala Wilayah Keraton Kesultanan Ternate, Rizal Effendi, mengatakan bahwa mahkota tersebut sudah ada sejak sultan pertama ini. Mahkota itu terbuat dari rambut, lempengan emas, dan dihiasi oleh kurang lebih 113 batu permata. Batu permata itu antara lain safir, intan, berlian, zamrud, dan batu-batu dari seluruh penjuru dunia.

Keunikan dari mahkota ini adalah rambut yang senantiasa memanjang. Sehingga selalu dilakukan ritual pemotongan rambut, biasanya bertepatan dengan hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban. Rizal mengatakan bahwa sebelum dilakukan pemotongan, Sultan dan perangkat adat akan melakukan thalilan atau sembahyang bersama.

"Tidak ada benda pusaka atau alat khusus untuk memotong rambut, hanya gunting biasa saja," kata Rizal.

Mahkota yang disakralkan ini tidak selalu diperlihatkan kepada orang. Benda tersebut baru diperlihatkan hanya pada acara-acara khusus atau ketika ada tamu kehormatan datang ke Kesultanan Ternate.

Kompas.com berkesempatan melihat mahkota sultan secara langsung pada saat pembukaan Festival Legu Gam 2014, di Keraton Kesultanan Ternate, Minggu (13/4/2014). Mahkota tersebut disimpan di dalam kamar yang dijaga oleh seorang juru kunci.

Hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk ke sana. Tamu hanya diperkenankan melihat dari luar kamar yang dibatasi oleh pagar kayu kecil. Mahkota tersebut disimpan dalam kotak kaca. Disekitarnya ada dua buah keris dan satu stempel milik sultan.

"Jadi kamar itu, selain oleh juru kunci, hanya boleh dimasuki oleh Sultan dan beberapa perangkat adat. Itupun sultan bisa masuk ketika dia ingin menyepi atau bermunajat. Selain itu kamar tersebut akan terkunci," kata Rizal Effendi, Rabu (16/4/2014).

Menariknya, meskipun disebut sebagai mahkota sultan, Sultan hanya mengenakan mahkota sekali, yaitu pada saat dilantik menjadi sultan. Setelah itu, mahkota akan disimpan kembali.

Dengan jumlah batu permata yang banyak dan rambut yang cukup tebal serta masih ada lempengan emas, mahkota ini bisa dikatakan amat berat. Sayang Rizal tidak tahu persis berapa berat mahkota tersebut.

"Cuma saya masih ingat ketika Sultan Mudaffar Syah diangkat menjadi sultan, beliau tidak bisa lama-lama melayani permintaan fotografer untuk berpose lama, beliau mengeluh mahkotanya berat," kata Rizal.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Tips Mudah Atasi Overpacking Saat Berpergian

8 Tips Mudah Atasi Overpacking Saat Berpergian

Travel Tips
Calendar of Event 2022 Kulon Progo, Ada Ratusan Kegiatan Pendukung Pariwisata

Calendar of Event 2022 Kulon Progo, Ada Ratusan Kegiatan Pendukung Pariwisata

Travel Update
Jepang Kurangi Masa Karantina Kedatangan dari Luar Negeri Jadi 7 Hari

Jepang Kurangi Masa Karantina Kedatangan dari Luar Negeri Jadi 7 Hari

Travel Update
Desa Coumboscuro di Italia yang Ternyata Tidak Pakai Bahasa Italia

Desa Coumboscuro di Italia yang Ternyata Tidak Pakai Bahasa Italia

Jalan Jalan
Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Jalan Jalan
Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Travel Update
Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Travel Update
7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

Jalan Jalan
Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Travel Update
Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Jalan Jalan
Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Travel Update
Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.