Kompas.com - 19/04/2014, 14:58 WIB
Seorang pemandu wisata menjemput wisatawan di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Rabu (12/3/2014). Kunjungan wisatawan ke Bali masih terpantau ramai menjelang Hari Raya Nyepi. TRIBUN BALI/ANDRIANSYAHSeorang pemandu wisata menjemput wisatawan di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Rabu (12/3/2014). Kunjungan wisatawan ke Bali masih terpantau ramai menjelang Hari Raya Nyepi.
EditorI Made Asdhiana
BADUNG, KOMPAS — Akhir Juni, Bandara Internasional Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, menyelesaikan perluasan dan renovasi semua terminal internasional, domestik, dan beberapa fasilitas lain. Hingga Rabu (16/4/2014), sejumlah pekerja merenovasi terminal domestik, terutama mempercantik fisiknya dengan ornamen khas Bali.

Penyelesaian total perluasan bandara dengan anggaran sekitar Rp 3 triliun ini tinggal menunggu siapnya terminal domestik. Dengan perluasan ini, Ngurah Rai diprediksi mampu menampung 25 juta penumpang per tahun hingga tahun 2025.

”Kami berharap tidak ada halangan dan sesuai dengan jadwal penyelesaian akhir Juni ini. Kami pun tidak sabar bisa memberikan pelayanan yang nyaman dan aman dengan maksimal. Sekarang, bandara memang masih dalam penataan,” kata General Manager Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai I Gusti Ngurah Ardhita, di kantornya, kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya berupaya mengubah wajah bandara dan memaksimalkan pelayanan yang terbaik. Pengaturan, lanjutnya, bukan hanya persoalan perluasan. Namun, pihaknya juga mengatur ulang area komersial.

Luas terminal internasional bertambah jadi 120.000 meter persegi dari 65.800 meter persegi dan sudah beroperasi November tahun lalu. Terminal domestik menjadi 65.800 meter persegi dari 13.300 meter persegi.

Mengenai sistem, Ardhita menjelaskan, terminal internasional sudah menerapkan sistem penanganan bagasi dan pemeriksaan bagasi tenteng mulai April ini. Ini merupakan sistem tanpa sinar-X di pintu masuk terminal internasional, khususnya untuk barang bawaan penumpang.

Menunggu selesainya terminal domestik, pihak bandara menunda menaikkan pajak bandara dari Rp 40.000 menjadi Rp 75.000 per orang. Kenaikan baru berlaku di terminal internasional, dari Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 per orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Kami menyelesaikan renovasi dulu dan memaksimalkan pelayanan. Setelahnya, pajak bandara baru naik untuk domestik,” kata Ardhita.

Pemerintah Provinsi Bali merencanakan pembangunan bandara internasional kedua di Kabupaten Buleleng dengan target rampung tahun 2018. April ini, lokasinya segera ditentukan. (AYS)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.