Kompas.com - 24/04/2014, 11:27 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Turis Indonesia gemar berbelanja. Hal itu diakui oleh beberapa pelaku industri pariwisata di Asia Pasifik. "Memang, wisata belanja masih menjadi tujuan utama orang Indonesia ke Singapura," ungkap Regional Director Southeast Asia (II) and Oceania, Singapore Tourism Board, Kenneth Lim saat konferensi Web in Travel (WIT) 2014, di Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Sementara itu, Head of Marketing Indonesia AirAsia Expedia Stanly Fredrik Napoleon Mangindaan menuturkan wisatawan Indonesia yang gemar berbelanja tergolong sensitif terhadap harga.

"Tapi mau berbelanja lebih jika dianggap harganya pantas. Jadi pembelanja yang royal," tutur Stanly.

Singapura menjadi salah satu destinasi incaran untuk berbelanja bagi wisatawan Indonesia. Seperti diungkapkan Vice President-Sales, Marketing & Distribution Accor Hotels, Adi Satria, ada kesusahan regulasi visa kalau ke Eropa untuk orang Indonesia. "Murah memang yang diincar, tapi yang lebih dicari harga yang sesuai dengan barang yang dibeli," kata Adi.

Belakangan, dengan munculnya beragam maskapai budget dan hotel budget, membuat semakin banyak wisatawan Indonesia melakukan perjalanan ke luar negeri maupun domestik.

Namun, seperti terungkap dalam konferensi WIT, wisatawan Indonesia tak hanya sekadar mencari harga murah, namun harga yang pantas untuk suatu barang dan jasa yang dibelinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.