Kompas.com - 25/04/2014, 17:30 WIB
Coban Rondo, salah satu keelokan lanskap di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Di Malang terdapat sejumlah air terjun dengan kisah dan pesona yang berbeda-beda. KOMPAS/DAHLIA IRAWATICoban Rondo, salah satu keelokan lanskap di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Di Malang terdapat sejumlah air terjun dengan kisah dan pesona yang berbeda-beda.
EditorI Made Asdhiana

Namun, karena Dewi Anjarwati bersikeras, akhirnya kedua mempelai nekat berangkat ke Gunung Anjasmoro. Di tengah jalan, keduanya dihadang seorang laki-laki bernama Joko Lelono. Joko rupanya tertarik dengan Dewi Anjarwati. Ia akhirnya berkelahi dengan Raden Baron Kusuma. Kedua pria itu meninggal dalam pertarungan.

Sebelumnya, Raden Baron Kusuma sempat meminta punakawan yang saat itu menyertai perjalanan Anjarwati dan Baron untuk menyembunyikan Anjarwati di suatu tempat di dekat coban (air terjun). Karena Raden Baron Kusuma meninggal, Anjarwati pun menjadi janda dan tinggal di lokasi itu.

Spiritual

Di tempat berbeda, sekitar 30 kilometer arah barat Kota Malang, di lereng Gunung Kawi, juga terdapat air terjun dengan pesona menawan, yaitu Coban Glothak. Lokasinya di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Berbeda dengan Coban Rondo, Coban Glothak ini lebih jarang dikunjungi wisatawan karena lokasinya lebih sulit dijangkau. Untuk menuju Coban Glothak, kendaraan harus berhenti 2,5 kilometer sebelum lokasi coban. Di ujung Desa Dalisodo inilah semua jenis kendaraan diparkir dan perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Jalan menuju coban licin, sempit, dan naik turun menembus hutan.

Tidak pasti asal nama Coban Glothak. Namun, menurut warga sekitar, glothak diambil dari kata gemelothak, yaitu suara jatuh dengan keras. Tingginya air terjun yang diperkirakan hingga 200 meter, menurut keyakinan warga, menyebabkan suara jatuhnya air tak lagi gemercik, namun gemelothak.

Di Coban Glothak ini, pengunjung rata-rata anak muda yang sengaja ingin bertualang atau orang yang menjalani laku spiritual tertentu.

Masih dengan perjalanan menikmati air terjun, pengunjung juga bisa mencoba menikmati keindahan Coban Jahe yang terletak 35 kilometer arah timur Kota Malang. Coban Jahe terletak di Dusun Begawan, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Air terjun Coban Jahe memiliki ketinggian hanya sekitar 30 meter. Namun, air dari air terjun ini mengaliri Kali Jahe yang menjadi sumber air minum dan irigasi warga sekitar.

Meskipun tidak terlalu tinggi, Coban Jahe sarat dengan kisah sejarah perjuangan kemerdekaan RI tahun 1948. Tidak jauh dari lokasi air terjun terdapat taman makam pahlawan untuk 38 pejuang dari Kompi Gagak Lodra (buku Perjuangan Total Brigade IV pada Perang Kemerdekaan di Karesidenan Malang terbitan IKIP Malang bekerja sama dengan Yayasan Ex Brigade IV/Brawijaya, Malang, 1997).

Dalam buku ini diceritakan, saat itu dua kelompok pejuang RI akan menuju Pasuruan. Kelompok pertama sekitar 700 orang menempuh jalur utama Singosari dan kelompok kedua sebanyak 38 orang menempuh jalur Jabung. Untuk mengecoh Belanda dan menyelamatkan perjalanan 700 pejuang di kelompok pertama, 38 pejuang kemerdekaan di kelompok kedua mengorbankan diri dengan memancing pesawat Belanda mendekat. Akhirnya, puluhan pejuang ini gugur demi keselamatan ratusan pejuang lain.

Selain tiga air terjun itu, masih banyak air terjun lain di kawasan Malang, seperti Coban Trisula, Coban Pelangi, dan Coban Rais.

Malang merupakan negeri seribu air terjun. Di kawasan berhawa sejuk ini banyak dijumpai air terjun dengan keelokan dan kisah masing-masing. Pengunjung dapat menikmati air terjun yang mudah dijangkau dan dikelola dengan baik atau yang masih perawan dan jarang dijamah. (Dahlia Irawati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.