Kompas.com - 26/04/2014, 06:49 WIB
EditorI Made Asdhiana

”Biasanya orang menganggap ikan mujair itu ikan murahan. Orang lebih banyak mencari ikan laut yang dianggap lebih berkelas. Padahal, kalau sudah diberi bumbu, rasanya tak kalah nendang,” ujar pemilik Rarampa, Nova Karaouwan, yang membuka Rarampa sejak tahun 2012.

Bumbu yang melimpah adalah signature atau penanda khas Rarampa. ”Sesuai namanya, Rarampa artinya rempah-rempah, kami menggunakan bumbu yang berlimpah agar cita rasa makanan yang disajikan tetap enak karena kami tidak menggunakan penyedap. Jadi, makan enak, tapi tetap sehat. Saya rasa saat ini semakin banyak orang yang sudah sadar kesehatan sehingga banyak yang makin mengurangi penyedap,” kata Nova.

Tidak hanya pada pepes mujair, di menu lain seperti ikan mujair bakar rica atau cabai pun, mujair dibakar di atas bara api hanya dengan garam dan perasan air jeruk. Setelah matang, ikan dibalur dengan sambal goreng dari paduan cabai, jahe, dan bawang putih, tanpa penyedap.

Brenebon dan lagu Manado

Si manis dari Tondano makin terasa komplet dengan menu khas Manado seperti kangkung cah (tumis kangkung), kangkung kembang pepaya, dan tumis kembang pepaya cakalang yang juga tersedia di Rarampa. Bagi penggemar kuah, ada sup ikan segar (kakap, kerapu, tude, dan baronang), sup ikan cakalang fufu (ikan cakalang yang dimasak dengan cara pengasapan) dan sup brenebon (kacang merah) yang legendaris.

Sebagai pelengkap, jangan lewatkan segelas es brenebon durian atau alpukat yang manis. Bisa juga segelas jus pala yang dipadukan dengan daun mint sehingga menimbulkan sensasi segar dan dingin saat disesap.

Sembari menyantap makanan, pengunjung juga bisa menikmati nostalgia kampung halaman dengan sederatan lagu-lagu Manado. Pengunjung pun bisa turut menari, mengikuti lagu-lagu dari pemain musik dan penyanyi yang tampil secara live.

Bila rongga perut masih luas, nikmati pula camilan Manado seperti apang (apem), cucur, dan koyabu. Koyabu adalah kue yang dibungkus daun pandan besar dan terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan parutan kelapa mengkal. Bagian tengah kue ini berisi gula merah yang sudah cair karena dikukus. Ada pula panekuk, kuekuk, brudel, dan cake marmer.

Segelas kopi panas atau dingin yang nikmat, juga bisa menjadi pilihan sambil menikmati kue-kue kering yang tersedia di Rarampa. Salah satunya adalah spakulas dengan kismis, yang alamak enaknya. (Pingkan Elita Dundu dan Dwi As Setianingsih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Travel Update
Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.