Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/05/2014, 15:09 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
MUNTOK, KOMPAS.com - Sejumlah kuliner khas Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, layak menjadi daya tarik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke ujung barat Pulau Bangka tersebut.

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Ahmad Yahya di Muntok, Minggu (11/5/2014), mengatakan berbagai produk makanan olahan hasil laut yang selama ini menjadi andalan masyarakat setempat sudah cukup terkenal, baik di tingkat lokal maupun nasional.

"Pempek udang dari Desa Belolaut, Kerupuk siput gunggung, terasi udang, rusip yang terbuat dari fermentasi ikan merupakan makanan olahan khas daerah yang sudah terkenal, bahkan mampu menembus pasaran di luar daerah, potensi itu perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan," ujar Yahya.

Ia menambahkan, daerah itu juga memiliki kuliner lain seperti lempah darat, lempah kuning, yang juga berbahan baku ikan juga cukup terkenal dan memiliki cita rasa khas yang cocok di lidah warga lokal maupun luar daerah.

Menurut dia, kekayaan aneka ragam kuliner itu bisa dijadikan pendukung yang potensial wisata sejarah yang ada di Kota Muntok dengan ikon Pesanggrahan Menumbing.

"Dalam hal ini promosi memegang peran penting agar wisatawan luar daerah mau berkunjung ke daerah itu, akan lebih baik jika pemkab setempat mampu menggandeng berbagai asosiasi pelaku pariwisata di luar daerah, misalnya dari Bali, Yogyakarta, Surabaya, Jakarta dan lainnya," ujarnya.

Selain itu, pemkab juga perlu membangun pusat kuliner di Muntok untuk memudahkan pengunjung mencicipi makanan dan masakan khas dalam satu lokasi.

"Kantung lokasi usaha kuliner ini penting untuk memudahkan pengunjung berbelanja dalam satu tempat, yang paling cocok untuk dibangun yaitu di sekitar Pasar Muntok," katanya.

Menurut dia, pembangunan pusat kuliner tersebut diharapkan juga mampu membangkitkan kembali pelaku usaha di daerah itu, karena beberapa tahun lalu para pelaku usaha kue di Muntok mampu meraih penghargaan dari MURI sebagai Kota seribu kue.

"Pascagebyar penghargaan tersebut, seribu kue Muntok seakan lenyap, dengan adanya pusat kuliner di pusat Kota Muntok, kami harapkan mampu membangkitkan kembali ekonomi kerakyatan tersebut sekaligus mendukung tumbuh kembang pariwisata daerah," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Jalan Jalan
565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

Travel Update
Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Travel Promo
Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Travel Promo
Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Jalan Jalan
Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Travel Update
NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Travel Update
Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Travel Tips
Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Travel Tips
Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Travel Update
Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Travel Update
Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+