Kompas.com - 14/05/2014, 19:46 WIB
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Rencana Pemkot Yogyakarta mengubah pemanfaatan Transjogja dari angkutan umum massal menjadi angkutan pariwisata atau bus sekolah tidak dapat direalisasikan karena Kementerian Perhubungan yang menghibahkan bus bersikukuh pemanfaatan bus tidak bisa diubah.

"Bus itu dihibahkan dengan tujuan untuk dimanfaatkan sebagai angkutan umum massal sehingga pemanfaatannya pun harus mengacu pada peraturan yang telah ada," kata Kepala Sub Bidang Jaringan Transportasi Perkotaan Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Firadus Rasyad di Yogyakarta, Selasa (13/5/2014).

Menurut dia, apabila pemanfaatan bus tersebut dialihkan untuk angkutan pariwisata atau bus sekolah, maka hal tersebut berpotensi menjadi temuan korupsi. "Bisa-bisa, hal itu disangka korupsi karena menyalahi aturan," lanjutnya.

Ia kemudian menyarankan agar Pemerintah Kota Yogyakarta segera menghibahkan 20 armada bus bantuan tersebut ke Pemerintah DIY atau ke PT Jogja Tugu Trans yang mengelola bus untuk angkutan umum massal.

"Mengenai bus sekolah, itu sudah ada di program lainnya, tidak masuk dalam bus angkutan umum massal," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, perubahan pemanfaatan bus dari angkutan umum massal ke angkutan massal untuk bus pariwisata atau bus sekolah semata-mata ditujukan agar bus tersebut tetap bisa berfungsi maksimal.

"Pemerintah Kota Yogyakarta tidak mungkin memanfaatkan bus itu hanya di dalam kota saja karena wilayah kota sempit. Kami kemudian mengusulkan agar kata-kata 'umum' dalam angkutan umum massal itu dihilangkan menjadi angkutan massal saja sehingga bisa digunakan untuk bus pariwisata," katanya.

Atas jawaban Kementerian Perhubungan, Haryadi mengatakan akan mengikuti rekomendasi tersebut dan kembali mengupayakan memperoleh persetujuan DPRD Kota Yogyakarta untuk menghibahkan bus ke Pemerintah DIY.

Sebelumnya, 20 bus bantuan Kementerian Perhubungan tersebut sudah dimanfaatkan untuk mendukung Transjogja atas dasar perjanjian pinjam pakai dengan Pemerintah DIY. Perjanjian berakhir pada Desember 2013 dan bus dikembalikan ke Pemerintah Kota Yogyakarta.

Pemerintah Kota Yogyakarta sudah mengajukan rencana hibah bus ke Pemerintah DIY, namun sulit memperoleh persetujuan dari DPRD Kota Yogyakarta. Saat ini, 20 bus tersebut berada di Terminal Giwangan Yogyakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan

7 Rekomendasi Destinasi Wisata Bali, Buat Liburan Akhir Tahun Tak Terlupakan

Jalan Jalan
Raja Ampat Baru, Pesona Pulau Tawale di Halmahera Selatan

Raja Ampat Baru, Pesona Pulau Tawale di Halmahera Selatan

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Sewa Perlengkapan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta

Harga Tiket dan Sewa Perlengkapan Camping di Bukit Klangon, Yogyakarta

Travel Tips
Multiple Entry Visa Dibuka Lagi, Kepulauan Riau Jadi yang Pertama

Multiple Entry Visa Dibuka Lagi, Kepulauan Riau Jadi yang Pertama

Travel Update
Kuntum Farmfield Bogor: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kuntum Farmfield Bogor: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Lukisan hingga Benang, Karya Pertama Chiharu Shiota di Museum MACAN

Lukisan hingga Benang, Karya Pertama Chiharu Shiota di Museum MACAN

Jalan Jalan
10 Wisata Indoor di Surabaya, Ada Tempat Main Salju

10 Wisata Indoor di Surabaya, Ada Tempat Main Salju

Jalan Jalan
3 Tips Berkunjung ke Warung Apung Palembang, Hindari Akhir Pekan

3 Tips Berkunjung ke Warung Apung Palembang, Hindari Akhir Pekan

Travel Tips
Teluk Nanga Lok NTT Raih Juara 1 API Award 2022 Kategori Surga Tersembunyi

Teluk Nanga Lok NTT Raih Juara 1 API Award 2022 Kategori Surga Tersembunyi

Travel Update
Liburan Saat Musim Hujan, Kunjungi 8 Wisata Indoor Semarang Ini 

Liburan Saat Musim Hujan, Kunjungi 8 Wisata Indoor Semarang Ini 

Jalan Jalan
Makna 7 Instalasi Chiharu Shiota: The Soul Trembles di Museum MACAN

Makna 7 Instalasi Chiharu Shiota: The Soul Trembles di Museum MACAN

Jalan Jalan
100 Kendaraan Hias Meriahkan Batu Art Flower Carnival di Kota Batu

100 Kendaraan Hias Meriahkan Batu Art Flower Carnival di Kota Batu

Travel Update
3 Alasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Saat Naik Pesawat

3 Alasan Kenapa Seseorang Mudah Menangis Saat Naik Pesawat

Travel Tips
8 Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi, Ada Batu Mirip Alien 

8 Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi, Ada Batu Mirip Alien 

Jalan Jalan
Merenungi Arti Kehidupan lewat Pameran Chiharu Shiota di Museum MACAN

Merenungi Arti Kehidupan lewat Pameran Chiharu Shiota di Museum MACAN

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.