Menparekraf: Daya Saing Pariwisata Indonesia Meningkat

Kompas.com - 14/05/2014, 20:01 WIB
Kapal Marina Srikandi 11 di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/4/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAKapal Marina Srikandi 11 di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/4/2014).
EditorI Made Asdhiana
BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengatakan daya saing sektor pariwisata Indonesia terus mengalami peningkatan bahkan tenaga kerja sektor ini telah mampu bersaing di level internasional.

"Untuk level ASEAN daya saing pariwisata Indonesia ada di peringkat empat dan di level dunia berada di level 70," kata Mari pada acara The 8th International Tourism and Hospitality Grand Recruitment 2014 di Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Kota Bandung, Selasa (13/5/2014).

Menurut Mari, Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN memiliki potensi yang sangat besar untuk terus tumbuh di sektor pariwisata. Hal ini dilihat dari angka perjalanan antar negara di Indonesia yang tinggi bahkan sama dengan Eropa sebagai kawasan dengan jumlah turis terbesar.

"Dilihat dari sejumlah indikator yang ada, peluang untuk lebih meningkatkan peran pariwisata dalam perekonomian nasional cukup terbuka lebar," katanya.

Menparekraf menjelaskan kini banyak perusahaan asing yang mencari tenaga kerja Indonesia untuk bekerja hingga ke luar negeri. Ini merupakan salah satu indikator yang menunjukkan tenaga kerja sektor pariwisata Indonesia mampu bersaing secara internasional.

"Banyaknya pihak asing yang mencari tenaga kerja pariwisata Indonesia menunjukkan kita telah mampu bersaing secara internasional," kata Marie.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Wisatawan menikmati matahari terbit dari kawah I Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Mari menyebutkan SDM yang sesuai standar internasional merupakan salah satu modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi persaingan ASEAN Economy Community atau masyarakat ekonomi ASEAN pada 2015 nanti.

Dengan dukungan kualitas SDM yang semakin andal, menurut Mari, sektor pariwisata Indonesia akan siap menghadapi persaingan di era masyarakat ekonomi ASEAN mulai 2015 nanti.

Keberadaan Sekolah Tinggi Pariwisata di Indonesia hendaknya semakin meningkatkan kualiltasnya agar SDM pariwisata terus berkembang. "Semoga semua Sekolah Tinggi Pariwisata semakin meningkatkan kualitasnya sehingga menciptakan SDM yang mampu bersaing," tambah Mari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X