Kompas.com - 01/06/2014, 18:59 WIB
EditorI Made Asdhiana
PARIWISATA dibentuk dari sebuah pemikiran dan modal dasar potensi yang terdapat di sebuah daerah tersebut. Dengan pemikiran “Nothing to Something” atau dari “Tidak Ada menjadi Sesuatu”, menjadikan salah satu cara membuat pariwisata mulai dibangun, dikembangkan, dipromosikan hingga ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Potensi-potensi wisata menarik yang telah dikembangkan dan siap untuk disuguhkan kepada para wisatawan domestik hingga mancanegara. Mulai dari wisata menikmati panorama keindahan alam, wisata sejarah nan edukatif, desa wisata, wisata modern, kuliner, treatment kesehatan, hingga pusat perbelanjaan yang lengkap pun hadir mewarnai Kabupaten Kuningan.

Tak hanya itu saja, Kabupaten Kuningan yang telah menjadi jembatan arus lalu lintas penghubung dari kota ke kota, menjadikan segala fasilitas dan insfrastuktur cukup baik. Kemudahan transportasi baik melalui darat, udara maupun laut melalui Cirebon, Majalengka, Ciamis dan Brebes sangatlah memudahkan wisatawan untuk mencapai Kabupaten Kuningan.

Untuk menuju Kabupaten Kuningan cukup mudah, dengan angkutan bus, mobil pribadi ataupun kereta api yang menyediakan tujuan Jakarta – Cirebon dengan kereta Cirebon Express ditempuh selama 3 jam. Selanjutnya dengan jarak yang hanya 35 km dari kota Cirebon atau dengan waktu hanya kurang lebih 1 jam ditempuh dengan kendaraan bermotor Anda bisa sangat cepat untuk sampai di sini.

SENDY ADITYA SAPUTRA Gedung Perundingan Linggarjati di Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Nah, Untuk Anda yang senang berpetualang, jangan lewatkan jika jalan-jalan ke Kabupaten Kuningan untuk mengunjungi Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Sebuah kawasan konservasi yang terletak di Provinsi Jawa Barat, yang ditujukan untuk melindungi kekayaan hayati dan lingkungan di wilayah Gunung Ciremai.

Pendakian atau hiking merupakan salah satu aktifitas yang digemari para pendaki gunung jika mengunjungi Taman Nasional Gunung Ciremai. Gunung yang dikenal sebagai gunung tertinggi di Jawa Barat ini dengan ketinggian 3078 mdpl menjadi salah satu gunung primadona di Pulau Jawa. Medan pendakian yang dikenal menanjak dan curam ini menjadi keunikan tersendiri yang membuat adrenalin terpacu dan energi terasa terkuras habis jika kita berniat untuk mendaki hingga ke puncaknya.

Ada 3 Jalur pendakian di Gunung Ciremai ini untuk tiba di puncaknya, Jalur Linggarjati, Jalur Palutungan dan Jalur Apui. Ketiga jalur ini dikenal oleh para pendaki mempunyai tantangan dan keunikan tersendiri. Jika pendaki memilih untuk mendaki pada jalur Linggarjati, medannya cenderung menanjak dari awal perjalanan hingga menuju puncak. Untuk jalur Palutungan, medan pendakian terkesan landai dan memutar, jadi diperlukan ekstra waktu yang lama. Nah, jika jalur Apui medan pendakian cenderung menanjak tajam dan butuh ekstra tenaga lebih tetapi ditempuh dengan waktu yang sedikit cepat dibanding jalur Linggarjati dan Palutungan.

Air Terjun Putri

Nah, mungkin jika Anda jalan-jalan ke Taman Nasional Gunung Ciremai bukan untuk mendaki gunung, bisa menikmati wisata alam di Palutungan. Menikmati segarnya air terjun Putri yang terdapat dikawasan ini merupakan hal yang menarik untuk dicoba. Bersama keluarga, teman ataupun kerabat dekat berenang bermain sejuknya air nan jernih alami.

SENDY ADITYA SAPUTRA Air Terjun Putri di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Dengan waktu tempuh hanya 10 menit dari pintu masuk Palutungan, melalui anak tangga menurun Anda sudah tiba. Jika Anda ingin berenang disekitar air terjun besarnya, Anda bisa menyebrang sungai kecil dan menanjak sedikit untuk menikmati sejuknya air yang turun langsung dari ketinggian hampir 12 meter.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.