Kompas.com - 03/06/2014, 16:40 WIB
Wakil Presiden Boediono melihat patung Bung Karno duduk menghadap laut di bawah pohon sukun seusai peresmiannya di Taman Rendo, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/6/2013). Di lokasi itu, saat di pengasingan (1934-1938), Bung Karno menemukan nilai-nilai Pancasila. Taman Rendo direvitalisasi arsitek Andra Matin dan perupa Hanafi. Ada sembilan situs Bung Karno lain yang akan direvitalisasi. KOMPAS/ANTON WISNU NUGROHOWakil Presiden Boediono melihat patung Bung Karno duduk menghadap laut di bawah pohon sukun seusai peresmiannya di Taman Rendo, Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/6/2013). Di lokasi itu, saat di pengasingan (1934-1938), Bung Karno menemukan nilai-nilai Pancasila. Taman Rendo direvitalisasi arsitek Andra Matin dan perupa Hanafi. Ada sembilan situs Bung Karno lain yang akan direvitalisasi.
EditorI Made Asdhiana
ENDE, KOMPAS — Situs Bung Karno di Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, tidak cukup hanya sekadar menjadi bangunan penyimpan berbagai peninggalan bersejarah jejak Proklamator Soekarno ketika menjalani masa pengasingannya di Ende pada 1934-1939. Situs itu diharapkan sekaligus menjadi pusat mengekspresikan berbagai kreasi seni dan budaya etnis Ende Lio di Ende atau dari daerah lainnya.

”Ende atau daerah lainnya di NTT hingga kini tak memiliki bangunan khusus untuk kegiatan kesenian dan kebudayaan. Situs Bung Karno diharapkan sekaligus berperan menjadi art center,” kata Ignas Kleden, Ketua Yayasan Ende Flores (YEF), pada peringatan Hari Kelahiran Pancasila, di Ende, Senin (2/6/2014). Hari kelahiran Pancasila diperingati setiap 1 Juni.

YEF merupakan yayasan binaan Wakil Presiden Boediono yang mensponsori pemulihan Situs Bung Karno di Ende. Situs itu memiliki 12 tempat bersejarah. Dengan dukungan dana senilai Rp 9 miliar, YEF dengan bantuan sejumlah perusahaan telah merampungkan pembenahan tiga tempat, di antaranya bekas rumah kediaman Bung Karno, Taman Rendo, dan patung Bung Karno.

Dalam kawasan Taman Rendo terdapat pohon sukun (duplikat) yang belakangan dinamai Pohon Pancasila. Di sekitar pohon itu bertakhta patung Bung Karno dengan posisi sedang bermenung. Patung itu sebenarnya mengisahkan karya monumental Bung Karno yang dalam permenungannya ketika menjalani masa pembuangan di Ende berhasil menggali dan merumuskan butir-butir Pancasila yang kini menjadi dasar negara Indonesia. Permenungan itu di bawah naungan pohon sukun, menghadap Pelabuhan Ende, yang sejak akhir Mei lalu berganti nama menjadi Pelabuhan Bung Karno.

KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARI Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur
Menurut Ignas Kleden, kawasan Taman Rendo sangat ideal untuk berbagai kegiatan terkait kreasi seni dan budaya, bahkan kegiatan berdiskusi. Selain menumbuhkan kreasi berkesenian, situs itu juga diharapkan menggemakan spirit perjuangan Bung Karno yang merekatkan persatuan bangsa melalui Pancasila.

Jaga Pancasila

Bupati Ende Marsel Petu mengatakan, masyarakat Ende pantas bersyukur dan berbangga karena daerah itu, khususnya kota Ende, berperan penting sebagai rahim yang melahirkan Pancasila. ”Kami dari Ende mendorong seluruh masyarakat bangsa agar terus menjaga keluhuran nilai-nilai Pancasila,” tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ignas Kleden menambahkan, tanggung jawab YEF telah selesai setelah merampungkan pembenahan tiga titik bersejarah itu. Namun, YEF tetap mengharapkan perhatian pemerintah untuk merampungkan pembenahan 9 tempat bersejarah tersisa, di antaranya Pelabuhan Bung Karno. Lainnya, Gedung Imaculata (tempat pementasan tonil) dan kuburan Ibu Amsi, mertua Bung Karno. (ANS)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

Travel Update
Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Travel Update
Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Jalan Jalan
Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.