Kompas.com - 09/06/2014, 14:28 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - “Saya harus membuat resep yang out of the box," ujar Chef Mural, juru masak restoran The Song Of India. Tak heran, makanan India memang memiliki karakter yang kuat. Bumbu-bumbunya sangat kaya sekali akan rempah. 

Sehingga sangat sulit sekali keluar dari keaslian rasa makanan India. Sebut saja kari, tandoori, kacang-kacangan, dengan berbagai rempah seperti kunyit, jintan, kayu manis, ketumbar, serta berbagai bumbu khas daratan India.  

Oleh karena itu, bagi Chef Mural, butuh keberanian untuk bercita-cita menjadikan masakan India diterima di lidah internasional, terutama Asia. Chef Mural asal Mumbai, India. Akhirnya, ia bisa mewujudkan cita-citanya dengan membuka restoran masakan India bergaya fusion yaitu makanan hasil paduan dari berbagai makanan yang asalnya berbeda.

Restoran yang bertajuk Song Of India ini pertama dibuka di kawasan Jalan Orchard, Singapura. Menu yang disajikan adalah makanan India yang dikombinasikan dengan makanan bumbu Asia.

”Masakan India dan Asia memiliki banyak persamaan jadi lebih mungkin dicampur," kata Chef Mural.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Trispiced Wagyu Steak dengan sentuhan bumbu rempah India

Menu Trispiced Wagyu Beef adalah irisan daging sapi yang dilumuri bumbu rempah India. Cara memasaknya adalah memakai teknik irisan ala barat termasuk cara memanggangnya. Dilumuri rempah seperti cengkeh, pala, dan adas sebagai bumbu rendaman daging atau marinade.  

Dagingnya memang daging pilihan jadi seratnya terasa lembut dan empuk. Karena bumbu rempahnya memang sudah banyak disesuaikan, hasilnya aroma rempah tidak menyengat. Walau begitu di akhir gigitan tetap terasa pedasnya.

“Saya tidak makan daging sapi tapi sebagai juru masak saya mencicipi daging sapi. Agar tetap enak saat disajikan," kata Chef Mural.

Hal ini terkait kepercayaan masyarakat Hindu India yang menghormati sapi sebagai hewan yang sakral. Menu lainnya Floating Summer Soup yang terinspirasi dari jajanan terkenal khas India yaitu Panipuri.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Floating Summer Soup dengan Panipuri jajanan khas India

Makanan ini mudah ditemukan di pinggir jalan terutama di kawasan India Barat. Bentuknya semacam kerupuk kecil. Sangat garing dan bentuknya kecil. Sekali lahap semua langsung masuk mulut dan di dalam mulut langsung pecah sampai terdengar kriuknya. Di India biasa dicampur dengan semacam kuah asam khas lokal.

Oleh Chef Mural, Panipuri dijadikan kerupuk yang terapung dalam sup. Sup ini terbuat dari kuah santan, jamur, dan ayam. Tak salah kalau dibilang rasanya mendekati kuah soto Betawi. Uniknya selain dicampur beberapa sayuran, sup ini juga dicampur irisan bunga. Chef Mural memilih bunga edible atau bunga yang bisa dimakan asal Perancis.  

Menu utama yang sangat mendekati rasa asli makanan India adalah Spiced Chicken Rolade yaitu ayam yang dibuat menjadi rolade dengan bayam di tengahnya. Bedanya, bumbu karinya bukan sebagai kuah tetapi saus yang dilumurkan di atas rolade ayam.

“Masakan harus disajikan menjadi ringan karena rasa aslinya berat," ujar Chef Mural yang banyak terinspirasi dari mendiang ibunya saat meracik resep.  

Rolade ayam dan bayam ini disajikan dengan tomat ceri, kentang rebus, asparagus, dan nasi briyani. Hal yang tercium pertama saat disajikan adalah aroma khas nasi briyani yang datang saat masih hangat.

Nasi ini adalah salah satu nasi khas India. Dimasak dengan campuran kismis yang telah dikeringkan dan berbagai bumbu rempah. Maka tak heran, aroma khas akan menyeruak ke hidung.  

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Chef Mural bercita-cita menjadikan masakan India diterima di lidah internasional

Pemandangan sajian makanan ini juga memanjakan mata dan menggairahkan lidah. Warna warni dengan bentuk yang unik. Potongan rolade dengan lumuran kari. Sementara di sampingnya timbunan nasi berwarna oranye. Tambahan lagi warna merah tomat dan hijau sayurannya.

Saat dimakan, rasa kari sebagai sausnya tetap sebagai pemenang di lidah. Kemudian sedikit terhibur dengan adanya irisan asparagus dan tomat sebagai penyeimbangnya. Tak salah kalau dibilang menu Spiced Chicken Rolade ini adalah menu fusion yang paling mendekati dengan makanan India aslinya dan bersahabat di lidah.  

Saat ini Chef Mural sedang menjajaki untuk memulai debutnya di Indonesia. Ia mengaku membuka diri bagi orang Indonesia yang mau berbagi resep makanan dengannya.

"Apalagi makanan tradisional Indonesia sangat beragam. Tantangan terbesar dalam meramu resep fusion ini adalah bagaimana agar makanannya diterima oleh masyarakat lokal," kata Chef Mural yang suka dengan sambal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.