Kompas.com - 11/06/2014, 12:16 WIB
Pengunjung menikmati keindahan Curug Ngumpet di Gunung Salak Endah, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/5/2014). Selain menikmati air terjun, pengunjung juga bisa berkemah di Kawah Ratu atau menikmati pemandian air panas. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAPengunjung menikmati keindahan Curug Ngumpet di Gunung Salak Endah, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/5/2014). Selain menikmati air terjun, pengunjung juga bisa berkemah di Kawah Ratu atau menikmati pemandian air panas.
EditorI Made Asdhiana
LERENG Gunung Salak, Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Pamijahan, Bogor, tak hanya anggun dengan kabutnya. Kawasan yang juga dikenal dengan nama Salak Endah atau Gunung Bunder ini memiliki ceruk-ceruk keindahan berupa air terjun di sejumlah tempat. Byuur...! Mari lepaskan kesuntukan di sini.

Hanya dibutuhkan waktu tempuh dua jam dari Jakarta untuk menjangkau keindahan deretan air terjun di kaki Gunung Salak ini. Bahkan, waktu tempuh dapat lebih singkat jika Tol Jagorawi dan Lingkar Luar Bogor (BORR) lancar.

Rute menuju air terjun ini jauh dari pusat kemacetan jalur Puncak lewat Ciawi sehingga perjalanan ke Gunung Bunder tak melelahkan. Rutenya, Jagorawi, BORR, Jalan KH Sholeh Iskandar, Jalan Raya Dramaga, dan Jalan Leuwiliang-Bogor. Kemudian berbelok ke Jalan Bojong Rangkas, salah satu akses menuju Taman Nasional Halimun-Salak (TNHS) yang berupa jalan diapit perkampungan, tetapi dapat dilalui dua mobil.

Beberapa air terjun dapat dijangkau dengan berjalan kaki dalam waktu beberapa menit dari areal parkir sehingga tak melelahkan. Sangat cocok jika membawa anak-anak dan keluarga.

Ada enam air terjun yang letaknya berdekatan, yaitu Curug Cihurang, Curug Pangeran, Curug Ngumpet 1, Curug Ngumpet 2, Curug Seribu, dan Curug Cigamea. Curug Cihurang, Curug Ngumpet 1, dan Curug Ngumpet 2 adalah pilihan wisata yang tepat bagi keluarga karena letaknya dekat dengan areal parkir. Tak seperti air terjun umumnya yang harus melalui jalur menanjak dan licin. Sebaliknya, jalur menuju ketiga air terjun ini relatif landai dan jarak dari areal parkir hanya 30-50 meter. Tidak melelahkan.

Inilah Curug Ngumpet. Air terjun (curug) ini tak tampak dari areal parkir meskipun jaraknya dekat. Pepohonan lebat menyelubungi air terjun ini.

Namun, setelah berjalan cuma 15 meter, mata akan disuguhi keindahan air terjun yang diapit lebatnya pepohonan. Curug Ngumpet 1 yang tak terlalu tinggi, hanya 15 meter, memberikan kenyamanan tersendiri. Sebab, air di curug jadi tak terlampau deras.

Hal yang mengasyikkan, curug ini jatuh di cekungan yang lebar dan di beberapa bagiannya ditanggul dengan batu. Tanggul batu ini membentuk kolam alam cukup luas dengan kedalaman air kurang dari 1 meter. Tak ada alasan untuk tidak menceburkan diri ke dalamnya dan merasakan segarnya air pegunungan. Mungkin ini jacuzzi semi buatan yang cocok untuk berendam.

Jika ingin ceruk air terjun yang lebih luas, Curug Cihurang adalah pilihannya. Di air terjun ini, kedalaman air di kolam hingga 1 meter.

Rasanya rugi jika tak menceburkan diri ke dalam kolam-kolam alam air terjun di taman nasional ini. Hijaunya pepohonan yang mengapitnya merupakan pemandangan yang istimewa, memberikan kenyamanan, dan pelipur lelahnya hidup di Jakarta yang sibuk. Sungguh rugi juga jika datang ke tempat ini tanpa membawa kamera guna mengabadikan diri dalam keindahan kaki Salaka (Gunung Salak).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.