Kompas.com - 14/06/2014, 18:26 WIB
Pengunjung Taman Nasional (TN) Bantimurung melakukan terapi air terjun. KOMPAS.com/Hendra CiptoPengunjung Taman Nasional (TN) Bantimurung melakukan terapi air terjun.
|
EditorI Made Asdhiana
TAMAN Nasional (TN) Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, bukan hanya sekadar tempat pemandian saja. Melainkan, banyak orang yang datang untuk melakukan terapi air untuk pijat. Sejuknya air terjun Bantimurung yang bersumber dari Gunung Bulusaraung dengan suhu dingin yang menembus kulit membuat banyak orang menyenangi tempat pemandian itu.

Bahkan, pengunjung dari berbagai dari daerah di Indonesia dan wisatawan mancanegara pun mendatangi pusat air terjun. Berdiri, maupun duduk di bawah air terjun yang cukup deras yang menimpa tubuh kita membawa sensasi luar biasa. Serasa, bagian tubuh yang tertimpa air terjun terpijat. Nah itulah, kenikmatan yang dirasakan para pengunjung yang melakukan pijat air terjun Bantimurung.

"Perjalanan dari Kota Makassar hampir dua jam dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer. Jadi mengendarai kendaraan, badan terasa pegal. Tapi pegal-pegal badan hilang setelah pijat air terjun pas di bawah pusat air. Badan terasa dipijat-pijat. Pokoknya nikmat deh," kata Jalaluddin, warga Kota Makassar.

Sehabis menikmati terapi air terjun, pengunjung bisa menikmati dinginnya air terjun di telaga. Di situ, pengunjung bisa berenang dan menyelam menggerakkan seluruh tubuh untuk merenggangkan seluruh urat serta persendian. Selain pijat air terjun dan berenang di telaga air dingin, pengunjung bisa bersantai di gazebo sambil menikmati makanan yang dibawa dari rumah.

KOMPAS.com/Hendra Cipto Pengunjung Taman Nasional (TN) Bantimurung melakukan terapi air terjun.
Tak sedikit pengunjung membawa ikan dan membakarnya di bebatuan tepi telaga terakhir yang disiapkan oleh pengelola. Pokoknya asyik, dijamin pengunjung TN Bantimurung puas. Hanya merogoh uang Rp 20.000 per orang untuk tiket masuk dan Rp 2.000 uang parkir kendaraan. Di dalam TN Bantimurung pun disiapkan flying fox yang disewakan seharga Rp 20.000 sekali meluncur. Ikut juga disiapkan beberapa permainan anak-anak seperti kereta putar dengan biaya sewa Rp 5.000.

Di sela-sela menikmati keindahan alam TN Bantimurung yang dipenuhi berbagai macam dan jenis kupu-kupu, pengunjung bebas mengabadikannya dalam bentuk foto dan video. Sepulang dari rekreasi menikmati air terjun Bantimurung, di luar area TN pengunjung bisa berbelanja suvenir. Mulai dari gantungan kunci hingga hiasan dinding dalam bentuk bingkai bisa dijadikan oleh-oleh kerajinan masyarakat Bantimurung. Harganya pun terjangkau, mulai dari ribuan hingga ratusan ribu rupiah.

Jika datang ke Sulawesi Selatan, jangan lupa singgah dulu ke TN Bantimurung menikmati keindahan alamnya. Apalagi, mengajak liburan anak-anak usai ujian dan berekreasi menjelang bulan suci Ramadhan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

Jalan Jalan
5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

Travel Tips
4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

Travel Tips
Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Jalan Jalan
Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.