Kompas.com - 17/06/2014, 14:08 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Sambut ulang tahun ke-487 Kota Jakarta, Hotel Millenium menggelar 'Festival Tempoe Doloe'. Festival kuliner ini merupakan festival tahunan yang diselenggarakan selama tujuh hari penuh, kali ini acara diselenggarakan terhitung mulai 16 Juni hingga 22 Juni 2014. 

"Tahun ini, hidangan  yang disajikan lebih berorientasi pada hidangan hasil asimilasi 'indo-belanda' ditambah beberapa hidangan betawi yang hingga saat ini masih menjadi favorit," ujar Mudita Batubara, Director of Sales & Marketing saat konferensi pers, Senin (16/6/2014).

Jaka Lestari selaku Executive Sous Chef Hotel Millenium Sirih Jakarta mengatakan alasan mengapa tema ini diangkat. "Kita semua tahu 3,5 abad zaman penjajahan kolonial Belanda sedikit banyak mempengaruhi kekayaan kuliner kita yang akhirnya menjadi warisan turun-temurun. Hal tersebutlah yang perlu kita ingat. Dengan festival ini kami akan menyajikan lebih dari 30 macam variasi hidangan setiap harinya dan tentu saja akan membawa anda bernostalgia ke dalam memori kuliner Jakarta masa lampau dengan cita rasa orisinal sekaligus memperkenalkan dan melestarikan kuliner tradisi," ungkap Jaka.

Beberapa menu khas yang akan disajikan merupakan sajian lengkap mulai dari hidangan pembuka hingga hidangan penutup. Menu untuk hidangan pembuka di antaranya, Salad Belanda (Huzarrensla), holland Kroket dan Bitter Ballen. Selain itu untuk menu utama, tim kuliner Hotel Millenium akan menyajikan aneka hidangan khas Belanda, seperti Smoor atau yang lebih dikenal dengan sebutan Semur, beef steak dan tentu saja sajian khas Jakarta, seperti soto betawi, rujak juhi dan gabus pucung. Sedangkan untuk camilan, tersedia poffertjes, es selendang mayang, kue pancong, kue rangi dan banyak lagi.

Menyemarakkan festival ini, Cafe Sirih, tempat di mana festival ini berlangsung disulap memiliki nuansa Jakarta tempo dulu dengan berbagai ornamen klasik. "Kami  memperkuat nuansa tempo dulu dengan berbagai ornamen khas Jakarta di masa lalu seperti becak mini, ondel-ondel serta gambar-gambar dari berbagai gedung bersejarah yang kami tempatkan di berbagai penjuru kafe," jelas Nadya Frederica, Marketing Communications Manager Hotel Millenium Sirih Jakarta.

Harga untuk menikmati aneka hidangan ini ialah Rp 165.000++ untuk makan siang dan Rp 180.000++ untuk makan malam dengan target pengunjung ialah 70 persen domestik dan selebihnya ialah tamu asing dari berbagai negara agar lebih mengenal kuliner tradisi Indonesia khususnya Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.