Kompas.com - 21/06/2014, 14:11 WIB
Warga menikmati Air Terjun Suhom di tengah kawasan hutan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, beberapa saat lalu. Air Terjun Suhom berjarak sekitar 75 kilometer dari Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh, melalui jalur Pantai Barat Aceh. Obyek wisata yang menjadi andalan warga Aceh Besar dan Banda Aceh itu sayangnya masih minim fasilitas. KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAHWarga menikmati Air Terjun Suhom di tengah kawasan hutan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, beberapa saat lalu. Air Terjun Suhom berjarak sekitar 75 kilometer dari Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh, melalui jalur Pantai Barat Aceh. Obyek wisata yang menjadi andalan warga Aceh Besar dan Banda Aceh itu sayangnya masih minim fasilitas.
EditorI Made Asdhiana
PEPOHONAN rimbun nan hijau, udara segar, dan bunyi gemuruh air jatuh dari sela bebatuan di perbukitan menuju telaga biru menjadi kombinasi yang memberikan efek relaksasi ketika berada di kawasan Air Terjun Suhom, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Kawasan ini menjadi alternatif wisata bahari yang sudah umum di ”Bumi Serambi Mekkah”.

Air Terjun Suhom berada di tengah kawasan hutan Lhoong. Jaraknya sekitar 75 kilometer dari Banda Aceh melalui jalur Pantai Barat Aceh. Pengunjung harus menggunakan kendaraan pribadi atau sewa karena belum ada kendaraan umum untuk menuju ke sana.

Perjalanan ke lokasi air terjun harus melewati bukit Paro dan Kulu. Kendaraan akan melintasi jalan tanjakan, turunan curam, dan tikungan tajam. Di sisi jalan, ada jurang dan tebing tinggi yang kerap longsor saat musim hujan sehingga pengendara harus hati-hati.

Kendati jalurnya ekstrem, pemandangan di puncak bukit sungguh menawan. Laut biru Samudra Hindia terlihat jelas. Warnanya kontras berpadu dengan hamparan hijau pepohonan yang terbentang dari puncak bukit hingga pinggir pantai. Tak jarang, tampak sejumlah monyet liar bergelantungan dari satu pohon ke pohon lain.

Jarak dari kawasan perbukitan menuju lokasi Air Terjun Suhom sekitar 30 kilometer. Jalan yang dilalui mulus, lebar, dan datar. Jalan ini merupakan bantuan Badan untuk Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID). USAID mengalokasikan dana Rp 23 miliar per kilometer jalan yang kulitasnya melebihi standar nasional yang berkisar Rp 5 miliar-Rp 10 miliar per kilometer jalan.

Sampai di kawasan obyek Air Terjun Suhom, pengunjung disambut gemuruh air jatuh yang terdengar dari radius 100 meter. Untuk masuk ke lokasi air terjun, pengunjung dipungut retribusi sebesar Rp 5.000 per orang.

Air terjun ini memiliki beberapa tingkat. Tingkat pertama, tinggi air terjunnya sekitar 3 meter, tingkat kedua sekitar 5 meter, dan tingkat ketiga sekitar 10 meter. Namun, pengunjung tidak diizinkan ke tingkat dua dan tiga karena di sana terdapat pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang mampu menghasilkan listrik sebesar 23 kilowatt per jam.

”Kami takut pengunjung tersengat listrik kalau bermain ke air terjun di sekitar pembangkit itu,” ujar Naziruddin (42), warga Lhoong, akhir Maret.

Di dasar air terjun tingkat satu ini terdapat telaga selebar sekitar 5 meter dengan kedalaman lebih dari 2 meter. Orang-orang banyak berenang di telaga itu. Bagi yang tidak bisa berenang bisa menikmati kucuran air yang jatuh dari atas perbukitan. Air yang jatuh satu-satu ke tubuh rasanya bagaikan pijat refleksi. Ada pula yang berendam di pinggiran telaga menikmati air yang segar dan dingin itu.

Suasana di sekitar air terjun teduh karena ternaungi pepohonan rindang yang rata-rata tingginya lebih dari 5 meter. Kadang terdengar suara burung bersaut-sautan. ”Suasana seperti ini benar-benar memberikan ketenangan yang tak akan didapati di kota,” kata Mahmudi Saputra (26), wisatawan dari Banda Aceh.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stasiun Kereta Api Daop 1 Jakarta Punya Hutan Mini yang Instagramable

Stasiun Kereta Api Daop 1 Jakarta Punya Hutan Mini yang Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.