Kompas.com - 25/06/2014, 11:57 WIB
Tarian Suku Sentani KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Tarian Suku Sentani
EditorI Made Asdhiana
SENTANI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura mengembangkan pariwisata agar menjadi sektor unggulan, yang diyakini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Sektor pariwisata sementara kita desain untuk menjadi sektor unggulan di Kabupaten Jayapura," kata Bupati Jayapura Mathius Awaitauw dalam sambutan penutupnya di ajang Festival Danau Sentani (FDS) yang digelar di bibir pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Senin (23/6/2014) malam.

Ia meyakini kemajuan sektor pariwisata akan membawa keuntungan bagi warga masyarakat di Bumi Kenambai Umbai (sebutan untuk wilayah Jayapura).

Menurut Mathius, Pemerintah Kabupaten Jayapura tengah berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan guna menata Danau Sentani, Pantai Barat Kabupaten Jayapura, Grime Nawa, Yapsi dan Kaureh.

"Ke depan kita buat suatu desain besar, dan sedang dikerjakan. Kita sedang tata itu, kita sedang persiapkan pelabuhan kontainer terbesar, kita ada bandara Sentani, bandara terbesar," katanya.

Bupati yang lama berkecimpung di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) itu juga mengungkapkan bahwa sejumlah duta besar yang telah berkunjung ke Kabupaten Jayapura, menyatakan komitmen mereka untuk membantu promosi pariwisata di daerah itu.

"Para dubes yang sudah datang ke Jayapura dan telah komunikasikan hal ini untuk bantu promosi dan bangun daerah ini," katanya.

Karena itu, Festival Danau Sentani dan upaya lainnya dalam mengembangkan pariwisata menjadi sektor unggulan harus terus dipertahankan dan dikembangkan, dengan melibatkan semua pemangku amanah agar kelak Jayapura merupakan destinasi wisata andalan.

Bupati pun mengapresiasi berbagai pihak yang telah menyukseskan FDS hingga terlaksana sampai tahun ke tujuh itu. "Terima kasih kepada warga masyarakat Jayapura, adat, TNI/Polri, dan panitia terutama penggagas Rekor Muri Ibu Hanya Hikoyabi, sehingga acara ini bisa berjalan degan sukses," katanya.

Ketua panitia FDS VII Chris Tokoro melaporkan, pergelaran tersebut diisi oleh 67 kedai, 28 tenda kuliner dan benda budaya, serta 48 stan kreatif, serta 92 atraksi budaya dengan 346 peserta lima jenis lomba, lukisan di atas kulit kayu dan membuat sempe terbesar.

Mengenai jumlah pengunjung, Chris menyebut lebih dari 66 ribu orang, sebanyak 1.000 orang lebih melakukan tur wisata Danau Sentani.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X