Kompas.com - 29/06/2014, 20:01 WIB
EditorI Made Asdhiana

Pasangan pemilik usaha Bordir Kerancang Ipuh Mandiangin, Indra (33) dan Neli Pusnimar (27), mengatakan, permintaan bordir kerancang tidak pernah sepi. Setiap minggu, mereka menerima sampai tiga pesanan beragam bordir. Setiap bulan, mereka bisa mengerjakan sekitar delapan bordir pada kain mukena. ”Pemesan datang dari pedagang di kawasan Pasar Atas, Bukittinggi. Mereka biasanya menjual itu kepada wisatawan yang datang,” kata Indra.

Selain kerajinan, kreasi kuliner tak bisa dilepaskan dari Bukittinggi. Makanan khas yang menjadi daya tarik wisatawan adalah nasi kapau, ketupek kapau, kerupuk sanjai, karak kaliang, kerupuk kulit, dende kering, dan belut kering. Salah satu sentra kuliner yang terkenal adalah kawasan Los Lambuang Pasar Lereng. Belasan pedagang akan membuka lapak sejak pukul 09.00 hingga 18.00, menjual nasi kapau atau nasi rames khas Nagari Kapau, Sumbar. Pada hari libur, ratusan orang menyerbu pusat kuliner itu.

”Harapannya, pemerintah bisa memaksimalkan promosi sehingga pada hari biasa tetap banyak wisatawan yang datang ke sini,” ujar Nik Er (53), penjual nasi kapau.

Posisi Bukittinggi juga menumbuhkan toko oleh-oleh, seperti sanjai, di sepanjang jalur yang dilewati wisatawan dari sejumlah daerah luar Sumbar. Dari arah Pekanbaru, toko sanjai banyak terdapat di Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar. Dari arah Medan, toko serupa banyak ditemukan di kawasan Gadut, Kabupaten Agam.

Melfi menambahkan, fokus ke depan adalah pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Selain agar tidak selalu bergantung kepada pemerintah, rencana itu sekaligus untuk memacu ide kreatif dari masyarakat.

Menurut anggota Badan Promosi Pariwisata Sumbar asal Bukittinggi, Eddie Novra Cha, rencana itu bagus. Namun, pemerintah perlu memperhatikan perparkiran di Bukittinggi yang kini belum tertata dengan baik. (Ismail Zakaria)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.