"Cahaya dari Timur: Beta Maluku" Promosikan Ambon

Kompas.com - 01/07/2014, 11:48 WIB
Produser Visinema Pictures, Glenn Fredly dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, sedang menyampaikan paparan kepada wartawan pada acara jumpa pers pra produksi film Cahaya dari Timur: Beta Maluku, di Restoran Kembang Goela, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2014). Film yang diproduksi oleh Visinema Pictures ini diangkat dari kisah nyata, disutradarai oleh Angga Sasongko dan diproduseri oleh Glenn Fredly, yang bercerita tentang sepak bola yang menjadi sarana perdamaian pada saat terjadinya kerusuhan di Ambon, Film ini didukung sepenuhnya oleh Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. Film ini ingin menyampaikan pesan, kalau Ambon saat ini sudah, aman, tenang dan damai. WARTA KOTA/NUR ICHSANProduser Visinema Pictures, Glenn Fredly dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, sedang menyampaikan paparan kepada wartawan pada acara jumpa pers pra produksi film Cahaya dari Timur: Beta Maluku, di Restoran Kembang Goela, Jakarta Selatan, Sabtu (17/5/2014). Film yang diproduksi oleh Visinema Pictures ini diangkat dari kisah nyata, disutradarai oleh Angga Sasongko dan diproduseri oleh Glenn Fredly, yang bercerita tentang sepak bola yang menjadi sarana perdamaian pada saat terjadinya kerusuhan di Ambon, Film ini didukung sepenuhnya oleh Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. Film ini ingin menyampaikan pesan, kalau Ambon saat ini sudah, aman, tenang dan damai.
EditorI Made Asdhiana
AMBON, KOMPAS.com - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan bahwa film "Cahaya dari Timur: Beta Maluku" merupakan bentuk promosi Kota Ambon yang bertajuk manise.

"Film 'Cahaya dari Timur' merupakan kesempatan emas mempromosikan Ambon, baik dari aktivitas sosial dan pemerintahan maupun sektor pariwisata," kata Richard di Ambon, Jumat (28/6/2014).

Menurut Richard, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk mempromosikan Ambon mendahului tayangan "Cahaya dari Timur: Beta Maluku" jelang film tersebut diputar kepada penonton umum.

"Hal tersebut merupakan kontrak kerja sama yang dilakukan pemkot dengan pihak sponsor. Tahap awal mereka menawarkan anggaran Rp 3 miliar, tetapi selanjutnya diputuskan Rp 1 miliar," ujarnya.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan berperahu di Pantai Sulamadaha di Ternate, Maluku Utara, Selasa (15/4/2014). Pantai ini merupakan salah satu objek wisata favorit di Ternate. Selain perairannya yang tenang, pantai ini juga memiliki keindahan terumbu karang dan ikan.
Wali Kota Ambon melanjutkan, "Kita langsung mengambil kesempatan karena itu promosi yang murah dibandingkan harus mengeluarkan anggaran lebih besar untuk sponsor lain."

Richard menyatakan, antusiasme masyarakat di luar Maluku cukup tinggi untuk menyaksikan film tersebut. Bukan saja masyarakat Maluku, tetapi juga komunitas lainnya. "Rata-rata satu hari penonton film "Cahaya dari Timur: Beta Maluku" mencapai 15.000 hingga 16.000 orang se-Indonesia, sedangkan di Kota Ambon setiap hari mencapai 1.500 penonton," katanya.

"Dalam sejarah bioskop 21 Ambon Plaza yang terdiri dari dua studio jumlah penonton film ini lebih banyak dibandingkan film lainnya," katanya.

Richard mengakui, kehadiran musisi Glenn Fredly sebagai produser tidak dipungkiri turut membuat film "Cahaya dari Timur: Beta Maluku" mendapat perhatian yang cukup baik. "Sosok Glenn Fredly sebagai ikon juga sangat membantu, karena dia memiliki hubungan baik dengan media baik sehingga cukup membantu," ujarnya.

BARRY KUSUMA Patung Martha Christina Tiahahu di Kota Ambon, Maluku.
Selain itu, kedua pemeran utama di film tersebut yakni Jericho dan Safira Umm juga ditetapkan menjadi Duta Pariwisata Kota Ambon. "Sejak film ini diputar di seluruh Indonesia pada 19 Juni 2014, mereka berdua bertugas menjadi duta untuk mempromosikan Ambon," katanya.

Richard berharap, film ini bisa memberikan pencitraan positif kepada Kota Ambon sekaligus menginspirasi perdamaian. "Pesan positif dari film ini kiranya dapat diterima seluruh masyarakat Indonesia, bukan soal konflik sosial tetapi perjuangan dan semangat untuk memajukan daerah ini," tambah Richard Louhenapessy.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X