Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melancong ke Amerika? Baterai "Gadget" Wajib Penuh

Kompas.com - 09/07/2014, 13:16 WIB
KOMPAS.com - Berencana ke Amerika Serikat? Jika iya, maka peraturan terbaru dari Transportation Security Administration (TSA) Amerika Serikat berikut ini wajib Anda ketahui. Sebuah siaran pers resmi dari TSA pada Minggu (6/7/2014) menyatakan adanya regulasi keamanan tambahan.
 
Pihak TSA telah mengeluarkan tambahan regulasi keamanan bagi para pelancong yang datang ke Amerika Serikat melalui jalur penerbangan terutama penerbangan langsung. Hal ini berlaku di bandara-bandara di beberapa negara di dunia yang memiliki penerbangan langsung ke Amerika Serikat.

Perubahan utama dari regulasi tersebut adalah diperuntukan bagi pelancong yang membawa barang elektronik atau peralatan bertenaga baterai, seperti ponsel, tablet, ebook, laptop, dan sebagainya. Pelancong akan diminta untuk menyalakan peralatan elektronik tersebut di depan petugas keamanan dan/atau mendemonstrasikan bahwa peralatan elektronik tersebut memang berfungsi serta fungsinya.

Apabila pelancong diminta melakukan hal tersebut oleh petugas keamanan dan ia tidak dapat menunjukan bahwa alat elektronik tersebut memiliki tenaga atau bisa menyala, maka si pelancong tidak diperkenankan untuk terbang pada penerbangan yang telah direncanakan.

Selain itu, pelancong juga tidak diperkenankan untuk menaruh peralatan elektronik yang tidak bisa menyala tersebut di dalam tas pegangan maupun digenggam di tangan. Pelancong akan diminta untuk meninggalkan peralatan elektronik tersebut dan terbang tanpa membawanya.

Pilihan lain adalah memesan ulang penerbangan alternatif jika hal tersebut terjadi. Pelancong tetap bisa menggunakan peralatan elektronik tersebut di dalam pesawat asalkan sesuai dengan peraturan penerbangan.

Oleh karena itu, semua pelancong yang terbang ke Amerika Serikat harus siap jika peralatan elektronik mereka diperiksa. Serta peralatan elektronik tersebut harus memiliki tenaga baterai yang cukup untuk bisa menyala dan mengoperasikannya. Sehingga dengan adanya peraturan baru ini, pelancong disarankan untuk:

 - Lakukan semaksimal mungkin untuk memastikan peralatan elektronik yang Anda bawa memiliki baterai penuh sebelum Anda tiba di bandara.

- Jika Anda terbang ke Amerika Serikat menggunakan penerbangan transfer atau mesti berpindah pesawat, terutama terjadi untuk penerbangan jarak jauh yang lama, pastikan baterai peralatan elektronik Anda tidak terkuras habis di perjalanan sebelumnya. Apalagi, hanya sedikit pilihan tempat mengisi baterai di bandara.

- Jangan membawa peralatan elektronik yang rusak di tas tangan (tas yang Anda bawa ke kabin, bukan masuk bagasi) saat datang ke bandara. Jika nekat, Anda tidak bisa naik pesawat.

- Luangkan waktu lebih banyak di bandara. Pastikan Anda datang di bandara dengan waktu yang tidak terlalu mepet dengan batas waktu boarding. Sebab, Anda harus melalui banyak tahap saat di bandara, mulai dari proses check-in sampai pemeriksaan keamanan di area utama dan saat di boarding gate.

- Jika Anda membeli peralatan elektronik di bandara, alat maupun kemasannya bisa saja diperiksa petugas keamanan di boarding gate. Oleh karena itu, pastikan baterai dari peralatan elektronik yang Anda beli di bandara telah memiliki cukup tenaga sebelum Anda tiba di boarding gate.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com