Kompas.com - 13/07/2014, 11:37 WIB
Kasbah Eit Ben Haddou, kasbah paling terkenal di Maroko dan sering menjadi tempat syuting film kolosal Hollywood. KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMANKasbah Eit Ben Haddou, kasbah paling terkenal di Maroko dan sering menjadi tempat syuting film kolosal Hollywood.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Maroko dan Indonesia memperkuat komitmennya untuk mengembangkan kerja sama tidak terbatas hanya pada perdagangan tetapi juga kerja sama di bidang pariwisata.

"Kedua negara akan fokus pada pertukaran pengalaman dan keahlian, mendorong para operator perjalanan wisata untuk bekerja sama dan juga menyelenggarakan misi-misi muhibah yang menguntungkan investor swasta dan operator," kata Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Mohamed Majdi, di Jakarta, Jumat (11/7/2014).

Dubes Majdi mengatakan hal tersebut saat berbicara dengan sejumlah anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), pengusaha, akademisi dan mahasiswa pada forum "Ramadhan Dialogue Series".

PJMI bekerja sama dengan Pusat Kajian Asia Tenggara (CSEAS) Indonesia Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah menyelenggarakan forum tersebut yang bertema "Current Economic and Social Development in Africa".

Wakil Direktur Badan Pengkajian dan Penelitian Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri B. Dharmawan, Direktur Eksekutif CSEAS Dr Arisman, wartawan senior Parni Hadi dan Ketua PJMI Mohammad Anthoni menghadiri pertemuan tersebut.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Plang nama Jalan Soukarno di Rabat, Maroko.
Menurut Dubes Majdi, perusahaan-perusahaan dari kedua negara yang bergerak di sektor perjalanan dan wisata akan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kualitas mereka.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu memutuskan pada Maret tahun lalu dan mitra sejawatnya dari Maroko akan menandatangani satu persetujuan yang akan berlaku dalam waktu dekat.

Menyinggung perdagangan antara Maroko dan Indonesia, Dubes Majdi mengatakan trennya positif dan meningkat. "Tapi volume dan nilai perdaganganya masih rendah dan tidak mencerminkan harapan dan potensi yang dimiliki kedua negara," kata Majdi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.