Kompas.com - 14/07/2014, 11:45 WIB
Suasana matahari terbenam di salah satu gugusan Pulau Banyak, yakni Pulau Balai. KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAHSuasana matahari terbenam di salah satu gugusan Pulau Banyak, yakni Pulau Balai.
EditorI Made Asdhiana
PULAU BANYAK memiliki keindahan alam yang masih alami. Pantai berpasir putih bersih, laut jernih, dan langit biru. ”Di sini belum banyak orang sehingga sangat cocok untuk melepas penat,” ujar Steve (40), wisatawan asal Australia yang ditemui di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (25/6/2014).

Pulau Banyak merupakan salah satu kecamatan di Aceh Singkil. Pulau ini dihuni sekitar 6.000 jiwa. Pulau ini terdiri atas 63 pulau besar dan kecil. Menurut legenda Tuan Tapa, konon pulau ini dahulu satu pulau besar yang hancur berkeping-keping karena pertarungan antara Tuan Tapa yang bertinggi sekitar 12 meter dan dua naga asal Tiongkok.

KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH Feri merupakan salah satu moda transportasi utama dari Aceh Singkil ke Pulau Banyak.
Hampir semua pulau memiliki pantai berpasir putih yang bersih, seperti di Pulau Palambak. Hamparan pantai berpasir putih di Palambak terbentang lebih dari 5 kilometer. Di beberapa pulau pun terdapat lokasi pemandangan bawah laut berupa terumbu karang dan ikan laut berwarna-warni. Salah satu tempat menyelam dengan keindahan seperti itu ada di Pulau Tailani. Bahkan, keindahan bawah laut itu bisa dilihat dari permukaan laut tanpa harus menyelam.

Sejumlah pulau juga memiliki ombak laut yang menjadi idaman para peselancar. Seperti di Pulau Bangkaru dengan ombak laut rata-rata setinggi 5-6 meter setiap satu menit sekali. Di Bangkaru pula terdapat tempat konservasi penyu hijau. Pada bulan tertentu, banyak penyu hijau yang bertelur.

Hampir semua gugus pulau di Pulau Banyak memiliki lokasi untuk melihat matahari terbit dan terbenam. Matahari yang bangun dan tertidur di sana berbentuk lingkaran penuh dengan warna kuning kemerah-merahan.

KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH Peselancar menikmati ombak laut setinggi 5-6 meter di salah satu gugusan Pulau Banyak.
Namun, wisatawan belum banyak yang kenal dengan Pulau Banyak. Merujuk Aceh dalam Angka 2013, jumlah kunjungan tamu ke Aceh Singkil, termasuk Pulau Banyak, domestik 172.600 orang dan mancanegara 1.886 orang pada 2012.

Cara menuju Aceh Singkil adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa dengan waktu tempuh dari Banda Aceh ke Aceh Singkil berkisar 12-14 jam. Dari Aceh Singkil ke Pulau Banyak hanya tersedia akses feri pada Selasa, Jumat, dan Minggu. Adapun dari Pulau Banyak ke Aceh Singkil hanya ada feri pada Rabu, Sabtu, dan Minggu. Waktu tempuh dari Aceh Singkil ke Pulau Banyak berkisar 3-3,5 jam. (Adrian Fajriansyah)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan Bagi Turis yang Divaksinasi

Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan Bagi Turis yang Divaksinasi

Travel Update
10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

Jalan Jalan
5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

Travel Tips
4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

Travel Tips
Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Jalan Jalan
Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.