Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenparekraf Sebarkan Peta Mudik Wisata 2014

Kompas.com - 22/07/2014, 17:12 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mulai membagi-bagikan puluhan ribu peta jalur mudik yang dilengkapi dengan paket-paket wisata yang bisa dikunjungi sepanjang jalur mudik.

"Rencananya mulai sepekan sebelum lebaran ini kami distribusikan peta mudik wisata," kata Direktur Pencitraan Indonesia Kemenparekraf, Ratna Suranti di Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kemenparekraf menggandeng swasta dan BUMN untuk menyusun peta mudik yang dilengkapi dengan paket-paket wisata dan jalur menuju destinasi wisata yang dilalui pemudik berbagai arah di Tanah Air tersebut.

Ratna mengatakan, tahun ini Kemenparekraf mencetak lebih dari 50.000 peta mudik wisata yang akan dibagi-bagikan di tempat-tempat publik seperti pintu masuk tol, terminal, pelabuhan, mal-mal, dan lain-lain.

"Kami akan drop di beberapa titik termasuk tempat-tempat umum, kantor Kemenparekraf, sekaligus sepanjang jalur mudik, bahkan kantor-kantor media massa. Masyarakat bisa mendapatkannya secara gratis," katanya.

Ratna menekankan peta tersebut meskipun serupa dengan peta mudik lainnya, bisa dikatakan tidak sepenuhnya sama karena di dalamnya diperkaya dengan informasi yang terkait destinasi pariwisata dan pendukungnya seperti tempat wisata, hotel, dan restoran sekaligus paket wisata yang bisa dipilih.

KOMPAS.COM / FIKRIA HIDAYAT - KRISTIANTO PURNOMO Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, difoto dari udara menggunakan drone atau sistem pesawat tanpa awak, Jumat (27/6/2014).
Menurut Ratna, pihaknya berharap peta tersebut bisa sekaligus menjadi sarana promosi bagi destinasi-destinasi wisata di sepanjang jalur mudik sehingga lebih banyak dikunjungi wisatawan.

Selain itu, penawaran paket-paket di dalamnya juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menikmati tujuan-tujuan wisata favorit tanpa kesulitan.

Keberadaan peta mudik itu diharapkan akan mampu memberikan informasi mengenai jalur dan obyek wisata sekaligus memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. "Kami berharap ini bisa berguna banyak bagi masyarakat kita yang akan melakukan perjalanan ke kampung halamannya," tambah Ratna Suranti

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com