Tips Mempersiapkan Shalat di Perjalanan

Kompas.com - 24/07/2014, 15:32 WIB
Pengunjung dan karyawan sedang menunaikan shalat di mushala yang ada di dalam Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014). KOMPAS/PRIYOMBODOPengunjung dan karyawan sedang menunaikan shalat di mushala yang ada di dalam Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2014).
|
EditorI Made Asdhiana

2. Tempat shalat

Kalau di Indonesia, tidak perlu khawatir untuk menemukan tempat shalat. Baik di wilayah yang penduduknya banyak yang Muslim maupun tidak, hampir dipastikan selalu ada mushala dan masjid.

Bagaimana kalau liburannya ke luar negeri? Atau liburannya ke alam bebas seperti gunung atau pantai? Yang terpenting adalah jangan canggung. Shalat itu bisa dilakukan di mana saja asal tempatnya bersih. Berbeda dengan di Indonesia, di banyak negara, umat Muslim biasa melaksanakan shalat di tempat umum. Jangan heran bila menemukan orang yang shalat di sudut bandara, pinggir jalan, parkir umum, atau taman kota.

Beberapa pencinta alam justru sengaja mendaki gunung agar bisa melaksanakan shalat di puncak gunung. Shalat di alam terbuka memberikan pengalaman spiritual tersendiri dan lebih mendekatkan diri dengan Sang Ilahi.

3. Arah kiblat

Hal yang agak sulit adalah menentukan arah kiblat. Namun, ini juga bukan alasan untuk tidak shalat. Umumnya adalah membawa kompas. Mereka cukup melihat posisi matahari dengan mengetahui arah ke Mekkah, apalagi zaman sudah modern. Di alat elektronik atau gadget, sudah tersedia aplikasi arah kiblat yang bisa diunduh.

Rata–rata penduduk Indonesia tahu arah kiblat. Jadi, hal yang lumrah untuk bertanya arah kiblat ialah kepada penduduk lokal Indonesia. Di beberapa tempat, seperti kamar hotel atau tempat peristirahatan, juga biasa ada petunjuk arah kiblat.

4. Waktu shalat

Kalau biasanya menunggu azan atau panggilan shalat, selama liburan hal ini mungkin sulit. Selama di Indonesia dan negara tetangga, waktu shalatnya hampir pada jam yang sama. Kalau liburan ke negara yang jauh, apalagi beda benua, jam shalatnya berbeda dengan di Indonesia. Hal termudah adalah melihat matahari, misalnya waktu dzuhur berpatokan pada saat matahari tepat di posisi atas. Bisa juga warna matahari di mana waktu maghrib adalah saat warna matahari sudah di ujung jingga.

Masalahnya, tidak semua negara di dunia memiliki perputaran matahari dan bulan yang seimbang setiap 12 jam. Di Eropa, misalnya, waktu malamnya bisa hanya empat jam. Cara yang paling direkomendasikan adalah mencari informasi sebanyak mungkin tentang waktu shalat di negara yang akan dikunjungi.  Biasanya masjid–masjid besar di tiap negara memberikan informasi waktu shalat. Kalau sibuk, kita bisa mengetahui informasinya di laman internetnya. Ini jadi cara yang paling mudah dan aman.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X