Jika Si Kecil Terpisah di Tengah Keramaian...

Kompas.com - 30/07/2014, 09:03 WIB
ILUSTRASI - Pengunjung memberi makan unta di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (12/9/2010). Pada libur Lebaran ini, banyak warga Ibu Kota mendatangi lokasi wisata maupun tempat hiburan lainnya. KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWANILUSTRASI - Pengunjung memberi makan unta di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (12/9/2010). Pada libur Lebaran ini, banyak warga Ibu Kota mendatangi lokasi wisata maupun tempat hiburan lainnya.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Di saat libur Lebaran, sebagian besar obyek wisata ramai dipadati pengunjung. Tak pelak, beberapa orang tua terpisah dengan anak di tengah tempat wisata yang ramai pengunjung.

Anak-anak yang rawan terpisah dari orang tua biasanya berusia 2-5 tahun. Berikut merupakan kiat Jika terlanjur terpisah dan kiat bagi orang tua agar tidak terpisah dengan anaknya.

Ingat ciri-ciri anak

Jika orang tua sudah terlanjur berpisah dengan anaknya, jangan panik. Ingatlah ciri-ciri anak Anda. Ciri-ciri tersebut bisa berupa baju dan celana yang dikenakan.

Kemudian tekstur wajah dan tinggi badan bisa menjadi salah satu ciri-ciri yang membantu orang tua untuk menemukan anaknya. Ciri-ciri tersebut bisa Anda tanyakan kepada petugas informasi atau ke pengunjung lain di tempat Anda terakhir kali melihat anak Anda.

Jangan hiraukan informasi dari pengeras suara

Terkadang orang tua suka menghiraukan informasi dari pengeras suara yang tersebar di beberapa sudut tempat wisata. Jika Anda kehilangan anak Anda, cobalah untuk mendengarkan informasi tersebut karena mungkin saja ini informasi mengenai anak Anda. Pastikan Anda juga segera ke pusat informasi.

Tetap mengawasi aktivitas anak

Orang tua terkadang sibuk dengan perbekalan dan barang bawaan sehingga menjadi lepas kontrol terhadap anaknya. Usahakan anak tersebut selalu di bawah pengawasan orang tua dan bermain di sekitar orang tua.

Memberikan pesan terlebih dahulu kepada anak

Ada baiknya, sebelum berangkat, orang tua memberikan pesan kepada anaknya agar tidak bermain terlalu jauh dari sisi orang tua. Orang tua juga bisa menyampaikan kepada anaknya agar segera menuju pusat informasi jika sewaktu-waktu terpisah dari orang tuanya.

Usahakan untuk tetap menggandeng ataupun menggendong anak

Anak yang baru bisa atau baru belajar berjalan, sebaiknya digendong oleh orang tua. Anak usia tersebut memiliki rasa ingin tahu dan ketertarikan yang cukup tinggi terhadap sesuatu yang menurutnya menarik. Hal tersebut terkadang membuat seorang anak terpisah dari orang tuanya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X