Kota Tua Tetap Ramai Dikunjungi Wisatawan

Kompas.com - 30/07/2014, 15:58 WIB
Pengunjung Museum Fatahillah, Rabu (30/7/2014). KOMPAS.COM/MICHAELPengunjung Museum Fatahillah, Rabu (30/7/2014).
Penulis Michael
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Libur Lebaran tanggal 28-29 Juli 2014 tidak disia-siakan wisatawan dan warga Jakarta untuk berkunjung ke obyek wisata. Namun, ada kemungkinan keramaian di pusat destinasi wisata masih akan terus terjadi sampai akhir minggu ini.

Salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan adalah kawasan Kota Tua. Area dari Pelabuhan Sunda Kelapa sampai gedung Candranaya ini terus didatangi wisatawan lokal maupun mancanegara sejak Lebaran sampai pada hari ini, Rabu (30/7/2014).

"Wisatawan lebih terasa sepi hari ini karena museum tidak ditutup seperti pada hari Senin dan Selasa, jadi tidak ada konsentrasi wisatawan di satu titik," jelas Kepala Informasi Kota Tua, Samsuri yang ditemui di posko informasi.

Museum yang dibuka hari ini seperti museum Wayang dan Museum Sejarah Jakarta Taman Fatahillah. "Museum itu (Fatahilah) yang paling ramai dikunjungi. Antreannya lumayan panjang," kata Samsuri sembari menunjuk ke gedung Museum Fatahilah.

KOMPAS.COM/MICHAEL Ondel-ondel di Kota Tua, Rabu (30/7/2014).
Diperkirakan ada 12.000 pengunjung yang memadati area Kota Tua tiap harinya selama libur Lebaran. "Wisatawan yang datang tidak cuma dari Jakarta. Tadi saya ketemu yang dari Bekasi, Karawang, Depok dan Bogor, wilayah Jabodetabek lah," kata Samsuri.

Berwisata di Kota Tua dianggap menarik karena nilai sejarah yang begitu kental dan pemberitaan dari media massa yang menarik rasa penasaran orang untuk berkunjung. Tidak hanya wisatawan lokal yang datang, tapi juga ada wisatawan asing yang kebanyakan dari Belanda karena wilayah ini merupakan peninggalan Belanda.

"Wisatawan Belanda biasanya datang jam 8 sebelum museum buka bersama rombongan menggunakan bus," kata Samsuri, yang telah menjadi pemandu wisata Kota Tua selama enam tahun.

"Juli sampai Agustus puncaknya wisatawan asing datang ke sini," tambahnya.

KOMPAS.COM/MICHAEL Manusia Patung di kawasan Kota Tua, Rabu (30/7/2014).
Selain museum yang dapat Anda kunjungi dengan tiket masuk Rp 5.000 untuk orang dewasa dan Rp 3.500 untuk anak-anak, Anda dapat juga melihat berbagai atraksi di alun-alun Kota Tua seperti manusia patung yang dapat diajak berfoto bersama, pertunjukan Lenong dan Ondel-ondel yang menarik banyak perhatian pengunjung.

Bagi Anda yang ingin naik sepeda ontel, terdapat penyewaan sepeda ontel. Dengan membayar Rp 5.000 Anda dapat berkeliling dengan sepeda ontel selama setengah jam.

Pedagang kaki lima pun banyak terlihat di sekitaran alun-alun. Anda dapat menikmati jajanan khas Jakarta seperti kerak telor dan ketoprak.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X