Kompas.com - 03/08/2014, 12:00 WIB
Warga menikmati menu di warung makan Nasi Jamblang Mas Toto di Jalan Gunung Sari, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (5/7/2011). Makanan khas Cirebon ini berupa nasi yang disajikan menggunakan alas daun jati dan dimakan dengan pilihan aneka lauk. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Warga menikmati menu di warung makan Nasi Jamblang Mas Toto di Jalan Gunung Sari, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (5/7/2011). Makanan khas Cirebon ini berupa nasi yang disajikan menggunakan alas daun jati dan dimakan dengan pilihan aneka lauk.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Mudik lewat Cirebon? Mampir dulu dan nikmati beragam kuliner yang ditawarkan Cirebon. Satu hal yang pasti, hanya perlu satu kata untuk menggambarkan kuliner Cirebon: "Lezat".

Mulai petualangan kuliner dengan Nasi Jamblang atau Sega Jamblang. Arahkan perjalanan ke Jalan Gunung Sari. Bisa di rumah makan Mang Dul, di Jalan Raya Jamblang, atau tepat di depan Mal Grage ada banyak deretan warung kaki lima yang menjual Nasi Jamblang.

Masuk ke dalam warung, aneka lauk tersaji, tinggal pilih mau yang mana. Tetapi pemain utamanya adalah nasi berukuran kepalan tangan yang dibungkus daun jati. Sebagai teman makan, bisa pilih olahan tahu dan tempe, lalu aneka satai seperti satai udang dan kerang. Ada pula olahan telur dan hati ayam.  

Selanjutnya adalah menikmati Empal Gentong. Di Jalan Raya Jamblang, ada beberapa penjual kaki lima Empal Gentong. Bisa juga ke Jalan Slamet Riyadi di Empal Gentong Ibu Dharma.

Empal Gentong seperti soto, isinya daging sapi beserta usus dan babat sapi. Sebagai kuahnya adalah kaldu sapi. Kuah dimasak di dalam gentong. Empal Gentong disantap dengan nasi atau lontong.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Hidangan empal gentong di sebuah warung makan milik di Jalan Raya Indramayu - Cirebon, Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Empal gentong adalah kuliner berupa daging sapi dengan kuah yang merupakan makanan khas setempat yang bisa didapat di sepanjang jalur pantai utara dari Indramayu menuju Cirebon.
Saatnya meluncur ke daerah Kesambi untuk menikmati Docang. Docang biasa dijual di pasar saat pagi hari. Jika ingin menikmatinya malam hari, bisa ke Kesambi di Docang Pak Otong.

Selintas Docang seperti ketupat sayur. Bedanya isian Docang antara lain tauge, kelapa yang sudah diparut, dan daun singkong. Lalu lontong yang diiris-iris dan ditaburi bawang goreng. Sebagai siramannya adalah kuah oncom. Tambahan lainnya adalah kerupuk dan sambal.

Pilihan lain untuk menikmati kuliner khas Cirebon adalah Mie Koclok. Mi disiram dengan kuah kental bersantan dan ditambahi aneka sayuran. Sayuran yang dipakai adalah tauge dan cacahan kol. Tak terlupa suwiran ayam dan telur.

Untuk mencicipi Mie Koclok, bisa arahkan perjalanan ke Jalan Lawang Gada. Di sini ada kedai Mie Koclok yang terkenal yaitu milik Mas Edy. Alternatif lain bisa ke Mie Koclok Panjunan di Jalan Panjunan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.