Kompas.com - 04/08/2014, 14:20 WIB
Wisatawan berjalan di sekitar Karang Taraje di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, akhir Mei 2014. Sawarna adalah desa wisata yang memiliki sejumlah tempat wisata menarik, seperti goa, pantai dengan pasir putih, dan tempat berselancar. Warga desa itu juga sudah menjadi masyarakat sadar wisata. KOMPAS/DWI BAYU RADIUSWisatawan berjalan di sekitar Karang Taraje di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, akhir Mei 2014. Sawarna adalah desa wisata yang memiliki sejumlah tempat wisata menarik, seperti goa, pantai dengan pasir putih, dan tempat berselancar. Warga desa itu juga sudah menjadi masyarakat sadar wisata.
EditorI Made Asdhiana
LEBAK, KOMPAS.com - Ribuan wisatawan memadati obyek wisata Pantai Sawarna Kabupaten Lebak, Banten, untuk mengisi libur Lebaran 2014. Dari pantauan, menunjukan, Minggu (3/8/2014), ribuan pengunjung dari wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat memadati Pantai Sawarna sejak pagi.

Para pengunjung datang menggunakan angkutan pribadi, mobil bak terbuka dan truk. Bahkan, mereka berdatangan ke lokasi wisata tersebut umumnya dua tiga hari setelah Lebaran.

Mereka menempati homestay dan vila, sebab di kawasan Pantai Sawarna tidak terdapat hotel. Para pengunjung menginap di rumah singgah, seperti Pantai Pulo Manuk, Pantai Ciantir, Pantai Tanjung Layar, Pantai Legon Pari, dan Gua Lalay.

"Kami memperkirakan obyek wisata kawasan Pantai Sawarna pada Lebaran tahun ini dikunjungi 85.000 wisatawan," kata pembina lifeguard atau petugas penyelamat Pantai Sawarna, Erwin di Lebak.

Ia mengatakan, pengunjung kebanyakan para wisatawan lokal umumnya dari Banten, DKI, Bogor, dan Bandung. Bahkan, beberapa pengunjung dari luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera.
"Pengunjung ke sini kebanyakan bermain selancar dan menikmati indahnya panorama pantai," ujarnya.

Menurut Erwin, saat ini lokasi kawasan Pantai Sawarna memiliki daya tarik tersendiri karena alamnya masih alami. Selain itu juga sarana infrastruktur menuju lokasi cukup nyaman dan keamanan pun terjamin dengan adanya polisi pariwisata, dan tim lifeguard.

"Kami memberikan jaminan keamanan bagi wisata yang berkunjung ke sini agar tidak terjadi kecelakaan laut maupun korban kejahatan," kata Erwin.

Wawan Gunawan, warga Bandung mengatakan dirinya bersama keluarga mengunjungi Pantai Sawarna, Banten karena pantai yang berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi ini alamnya masih murni juga ombaknya cukup tinggi disertai tiupan angin kencang. "Kami setiap hari raya datang ke sini sambil mengisi libur Lebaran dengan main selancar," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.