Kompas.com - 07/08/2014, 14:21 WIB
Wisatawan mengunjungi reruntuhan bangunan Gereja St Paul, Macau, Minggu (13/5/2012).  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOWisatawan mengunjungi reruntuhan bangunan Gereja St Paul, Macau, Minggu (13/5/2012).
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata ke luar negeri terus membetot warga Indonesia. Ini pula yang menjadi berkah bagi pebisnis atau agen wisata yang memfasilitasi hasrat masyarakat kita untuk melancong ke luar negeri.

Lihat saja arus neraca jasa yang dicatat oleh Bank Indonesia (BI). Hingga kuartal I 2014, arus dana jasa perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri atau dikenal outbound mencapai 2,5 miliar dollar AS. Sementara belanja turis asing di Indonesia atawa biasa disebut inbound cuma 1,7 miliar dollar AS.

Salah satu perusahaan swasta yang menikmati bisnis jasa outbound dan inbound adalah PT Panorama Sentrawisata Tbk. Sepanjang semester I 2014, emiten berkode saham PANR ini mencatat pendapatan outbound sebesar Rp 743,6 miliar atau 73 persen dari total pendapatan. Angka ini naik 15,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut AB Sadewo, Vice President Brand and Communication Panorama, sepanjang tahun 2014 ini, banyak pelancong domestik memilih pelesiran ke luar negeri. "Sekitar 60 persen wisatawan domestik memilih paket liburan ke luar negeri," kata Sadewo kepada KONTAN, Rabu (6/8/2014).

Apalagi, Panorama mengklaim mengemas paket wisata luar negeri dengan harga murah. Yakni dengan mengombinasikan harga tiket pesawat berbiaya murah dengan hotel bintang dua atau bintang tiga. Alhasil harga paket tur ke Korea Selatan, Jepang atau Australia menjadi terjangkau.

KOMPAS/INGKI RINALDI Salah satu pojok Galleria Vittorio Emanuele II di Milan, Italia.
Malah, paket wisata luar negeri ke negara Asia dan Australia menjadi paket wisata yang banyak dicari konsumen Panorama, melebihi minat ke tempat wisata lokal. Dengan hasil ini PANR pun mengoreksi target pertumbuhan bisnis tahun ini. Jika semula mematok pertumbuhan 10-15 persen, melihat realisasi semester I 2014, target pertumbuhan pun dikrerek jadi 20-25 persen dari 2013.

PT Bayu Buana Tbk (BAYU) tak mau kalah. Liza Andriani, General Manager Corporate Bayu Buana bilang, minat outbound meningkat. Sayang Liza enggan merinci besaran bisnis yang diraup BAYU.

Asnawi Bahar, Ketua Asosiasi Travel Agent (ASITA) melihat tren outbound sejak tiga tahun terakhir mendaki. Ini tidak terlepas dari promosi tiket pesawat murah dari maskapai berbiaya murah. Makin menjadi karena negara lain getol jualan wisatanya. (RR Putri Werdiningsih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kontan
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.