Kompas.com - 10/08/2014, 18:03 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANYUMAS, KOMPAS.com - Enam kabupaten yakni Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, dan Purworejo secara bersama-sama mempromosikan potensi pariwisata di wilayah Jawa Tengah bagian selatan melalui "Festival Gemuruh Serayu".

Kegiatan yang baru pertama kali digelar tersebut diluncurkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Aribowo mewakili Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Alun-alun Banyumas, Minggu (10/8/2014).

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadisbudpar Jateng Prasetyo Aribowo saat peluncuran "Festival Gemuruh Serayu", Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku bangga atas kebersamaan dan kegotongroyongan enam kabupaten untuk menggelar kegiatan tersebut.

"Keinginan yang harus terus kita kembangkan di mana pun dan sampai kapan pun, serta patut dicontoh oleh kabupaten atau kota lain di Jawa Tengah," katanya.

Menurut Ganjar, festival yang menyajikan beragam atraksi seni budaya tersebut sangat positif dan perlu dikembangkan serta diagendakan secara rutin setiap tahun karena selain dapat menghibur masyarakat juga untuk melestarikan dan memperkenalkan seni budaya kepada masyarakat.

KOMPAS/GREGORIUS MAGNUS FINESSO Salah satu jolen atau rumah-rumahan berisi sesaji yang akan dilarung di selatan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (7/12/2012) sebagai bagian tradisi Sedekah Laut. Hal tersebut merupakan bagian terakhir dari prosesi Sedekah Laut yang dilakukan setiap Bulan Sura sebagai ungkapan syukur nelayan atas hasil laut setahun ini dan berharap perlindungan selama setahun ke depan. Tradisi ini melibatkan ribuan nelayan di seluruh Cilacap dan menjadi agenda pariwisata unggulan wilayah setempat.
Gubernur Jateng meminta konsep pariwisata ke depan dihiasi dengan berbagai pertunjukan seni budaya dari masing-masing kabupaten/kota di Jateng.

Kendati demikian, Ganjar mengakui bahwa pembangunan pariwisata tidak akan bisa berjalan dengan baik apabila hanya disentralisasi oleh birokrasi pemerintah. "Sudah saatnya pengusaha pariwisata dan kalangan seniman atau budayawan ikut campur tangan dan ikut menentukan konsep pembangunan pariwisata Jawa Tengah," katanya.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua Panitia Pelaksana Festival Gemuruh Serayu, Deskart Setyo Jatmiko mengatakan bahwa festival tersebut merupakan kegiatan pariwisata untuk wilayah Jateng selatan dalam kemasan "Festival Gemuruh Serayu". "Ini mengandung arti bahwa wilayah-wilayah kabupaten yang memangku Sungai Serayu," katanya.

Menurut Jatmiko, keenam kabupaten tersebut juga menyelenggarakan kegiatan di daerahnya sendiri-sendiri selama bulan Agustus 2014. Khusus dalam acara peluncuran "Festival Gemuruh Serayu" setiap kabupaten menampilkan tari-tarian dari daerah masing-masing.

"Dalam peluncuran 'Festival Gemuruh Serayu' dilakukan di Alun-alun Kecamatan Banyumas ini, Kabupaten Banyumas menyajikan atraksi dengan judul 'Festival Bambu Serayu' yang menampilkan produk-produk alat kesenian, kerajinan, maupun kesenian dari bambu yang dimainkan oleh seniman dari 20 desa serta 10 organisasi pariwisata," kata Jatmiko yang juga Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas.

KOMPAS/AGUS SUSANTO Kesenian kenthongan khas Banjarnegara, Jawa Tengah, yang biasa disebut tek tek memeriahkan kegiatan di Alun-alun Kabupaten Banjarnegara, beberapa waktu lalu.
Disinggung mengenai Kabupaten Purworejo yang wilayahnya bukan di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu, Jatmiko mengatakan bahwa hal itu sebagai upaya kolaborasi dalam mempromosikan potensi wisata Jateng selatan.

"Purworejo yang memiliki Sungai Bogowonto mencoba mengolaborasikan dengan Serayu yang intinya untuk menghidupkan Jawa Tengah bagian selatan. Tujuan akhirnya adalah bagaimana lama tinggal wisatawan bisa terjadi karena selama ini, lama tinggal wisatawan di wilayah Jateng selatan hanya satu hari," jelasnya.

Dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan secara bergantian di setiap kabupaten selama bulan Agustus, Jatmiko berharap lama tinggal wisatawan di Jateng selatan akan bertambah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Travel Update
Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Jalan Jalan
Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Travel Update
Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.