Kompas.com - 13/08/2014, 15:26 WIB
EditorI Made Asdhiana
PERJALANAN darat menyusuri jalur lintas selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, seketika terhenti manakala pandangan tertuju pada sekerumunan wisatawan bermain air tawar di muara Pantai Soge, salah satu destinasi wisata paling menakjubkan di daerah ini.

Niat untuk terus melaju di jalur bebas hambatan sepanjang pesisir selatan kota terpencil tempat kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini pun pupus sudah.

Dengan wajah berbinar dan hati diliputi rasa penasaran, mobil diparkir darurat di tepi jalur lintas selatan dan bergegas menyusuri jalan setapak, melewati satu area parkir ”dadakan” untuk kendaraan mobil dan sepeda motor, kemudian turun tepat di ujung muara Sungai Soge.

”Takjub!” Mungkin itu kata pertama yang paling pas untuk menggambarkan betapa indahnya eksotika lanskap pantai yang terbentang di kawasan Samudra Hindia itu yang berjarak 276 kilometer barat daya Kota Surabaya, ibu kota Jawa Timur.

Puluhan wisatawan lokal dari sejumlah daerah, mulai anak-anak hingga orang dewasa, begitu asyik bermain air di muara Sungai Soge yang jernih dengan pasir putihnya.

Alur muara sungai berkelok mengitari pasir putih yang membentang di tengah hingga jarak radius 150-an meter sehingga memberi ruang cukup luas bagi wisatawan untuk bermain apa saja dan menikmati keindahan wahana alami pantai.

Sementara debur ombak terus bergulung dan memecah di tepian Pantai Soge, sekelompok wisatawan remaja lain asyik bermain sepak bola plastik atau sejenis futsal hingga puas.

Masih ada satu lagi wahana hiburan yang bisa dinikmati oleh pengunjung selain sekadar berdiri memandangi ombak di tepian pantai, bermain air, ataupun sekadar nongkrong di bawah pohon kelapa sembari menikmati sajian es kelapa muda. Wahana itu adalah ”danau kecil” yang terbentuk karena air laut tidak sepenuhnya tertarik ke tengah laut saat terjadi fenomena air surut, dan terpisah oleh gundukan pasir putih yang membentang di tengah.

Danaunya tidak terlalu luas, tetapi sudah cukup untuk manuver speed boat atau kapal cepat kecil ataupun perahu wisata yang disewakan sejumlah nelayan setempat. Tak heran jika danau kecil berair payau (air laut bercampur air tawar dari Sungai Soge) ini menjadi rujukan wisatawan.

Selain posisinya yang teduh di pinggiran kebun kelapa, hanya dengan biaya Rp 15.000 per orang, pengunjung bisa menyewa jasa perahu wisata atau speed boat kecil untuk mengitari danau tersebut hingga beberapa kali putaran.

Gambaran pemandangan di atas hanya sebagian keindahan di kawasan pesisir Pantai Soge yang terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.

Jembatan

Pesona kawasan pesisir di Kabupaten Pacitan yang dijuluki ”Kota 1.000 Goa” ini mulai terbuka seiring pembangunan infrastruktur memadai, yaitu jalur lintas selatan yang tembus hingga wilayah Jawa Tengah.

Siapa saja yang berkunjung ke daerah ini masih akan disuguhi pemandangan lain yang tak kalah menakjubkan. Antara lain, jembatan Soge di salah satu ruas jalur lintas selatan setempat yang dibuat futuristik dengan desain konstruksi pipa lengkung di bagian atasnya sehingga menyerupai rangka kubah raksasa.

Banyak wisatawan atau remaja lokal yang sengaja berhenti di sekitar jembatan Soge yang panjangnya sekitar 50 meter ini untuk sekadar berfoto atau menikmati pantai dari celah alur muara Sungai Soge.

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Pantai Soge di Pacitan, Jawa Timur.
”Sayang jika momentum indah ini dilewatkan. Jembatan ini sudah menjadi salah satu ikon jalur lintas selatan Pacitan karena desain konstruksinya berbeda dengan jembatan-jembatan lain pada umumnya,” ucap Winna, wisatawan asal Bogor, sembari berfoto bersama saudara-saudaranya.

Keramaian memang sangat terasa saat libur Lebaran 1435 H.

Tidak hanya Winna yang memiliki kerabat di Pacitan, banyak pemudik atau wisatawan yang sengaja datang ke surga wisata pesisir selatan Pacitan untuk sekadar membuktikan kabar yang berkembang dari mulut ke mulut, ataupun berita perjalanan wisata yang dibuat sejumlah bloger maupun jurnalis media online.

Maklum saja, selain Pantai Soge yang menakjubkan saat dipandang dari salah satu ujung tanjakan jalur lintas selatan tersebut, di sepanjang jalur lintas selatan yang baru dibuka pada pertengahan 2012 itu juga disuguhkan banyak wahana wisata pantai lain yang tak kalah memesona.

Alami

Menurut data dinas pariwisata setempat, total ada 17 wahana wisata pantai di sepanjang pesisir selatan Pacitan yang lokasinya dilewati atau berdekatan dengan jalur lintas selatan. Mulai dari Pantai Banyu Tibo, Buyutan, Karang Bolong, Srau, Klayar, dan Watu Karung yang ada di sebelah barat Kota Pacitan, Pantai Teleng Ria, Tamperan Gung, Kali Uluh, dan Wawaran yang ada di sekitar Kota Pacitan, hingga Pantai Pidakan, Soge, Tawang, Taman, dan Kunir yang ada di sebelah timur daerah ini.

Setiap pantai memiliki panorama khas yang akan membuat siapa saja yang berkunjung ke daerah ini berdecak kagum. Sebab, pada dasarnya, pantai-pantai di daerah ini masih sangat alami, atau orang menyebutnya sebagai destinasi wisata yang masih ”perawan”.

Bahkan, banyak orang Pacitan sendiri, konon, belum mengetahui atau menginjakkan kaki di sebagian besar obyek wisata pantai tersebut karena lokasinya, dulu belum memiliki akses kendaraan.

Surga di belahan pesisir selatan Kabupaten Pacitan yang terletak di ujung barat daya Jawa Timur ini baru terkuak dan menjadi perbincangan banyak bloger dan wisatawan setelah pemerintah membangun jalur lintas selatan sepanjang 70-an kilometer di daerah ini, mulai dari Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah) di sisi barat hingga Kabupaten Trenggalek yang ada di ujung timur Pacitan.

Mereka yang ingin sekadar menjelajah di jalur cincin pantai Pacitan ini hanya butuh waktu sekitar 1,5 jam untuk mencapainya.

Menuju Pantai Soge dari Pacitan, kota berjarak sekitar 24 kilometer yang mampu ditempuh kendaraan umum (bus) sekitar 30 menit, sementara dari Surabaya waktu tempuh sekitar 7 jam, dari Tulungagung 3,5 jam, sedangkan dari Solo 4 jam.

Namun, jika ingin sekaligus menikmati setiap destinasi pantai berikut aneka panorama keindahan lainnya, kebutuhan waktu bergantung pada setiap pelancong untuk mengatur ritme perjalanan masing-masing.

Ketika mampir di Pantai Soge selama kurang lebih dua jam, rasanya tak cukup puas dan rasanya ingin menghabiskan waktu seharian, dari pagi hingga sore, agar bisa menyaksikan saat-saat matahari terbit dan terbenam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.