Kompas.com - 16/08/2014, 09:14 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Seminggu bekerja penuh di tengah cuaca yang tidak menentu dapat membuat stamina dan kondisi tubuh menurun. Bagaimana jika di akhir minggu ini anda mencoba segelas teh talua sambil memulihkan stamina anda?

Bagi anda yang berasal dari tanah Minang, Sumatera Barat nampaknya tidak asing lagi dengan minuman yang satu ini. Teh talua atau yang biasa disebut sebagai teh telur merupakan salah satu minuman yang jarang anda temui di Jakarta. Namun siapa sangka, di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, tepatnya di depan Kantor Penghubung Sumatera Barat, ada sebuah warung kaki lima yang menjual teh talua.

"Saya sudah berjualan teh talua sejak tahun 1985. Awalnya dirintis oleh ayah saya kemudian diturunkan kepada saya hingga sekarang," ujar Suhanda, pemilik warung kaki lima tersebut.

Warung milik Suhanda tidak terlalu besar karena lokasinya di bawah jembatan penyeberangan. Meskipun di tempat yang relatif sempit, Suhanda tetap cekatan dalam meracik teh talua pesanan pembeli. Tanggannya sibuk mengaduk kuning telur di dalam gelas kecil dengan menggunakan beberapa batang lidi yang diikat.

"Saya menggunakan batang lidi agar telurnya dapat tercampur dengan merata, kalau pakai sendok atau garpu, jadi kurang bagus adonannya," tutur Suhanda.

Bahan dasar dari teh talua ini adalah kuning telur, susu, gula putih, ovaltine, jeruk nipis, dan air teh. Pertama-tama kuning telur dimasukkan ke dalam gelas bersama dengan gula putih kemudian diaduk dengan ikatan batang lidi. Setelah itu baru ditambahkan susu dan air teh panas.

"Nah setelah ada buih di permukaan gelas, baru ditambahkan bubuk ovaltine dan jeruk nipis sebagai pelengkap," ucap Suhanda.

Bagi Anda yang ingin mencicipi, tidak perlu takut dengan rasa amis dari telur. Teh talua ini tidak menghasilkan aroma amis karena aroma jeruk nipis yang dominan. Rasa teh talua ini hampir mirip seperti rasa teh tarik yang menggunakan susu. Rasa manis, sepat, dan sedikit asam dari jeruk nipis menyatu di dalam gelas.

"Pak Husni Kamil Manik, Ketua KPU yang sekarang juga sering membeli teh talua di warung ini. Biasanya kalau ia yang pesen, telurnya harus tiga butir," jelas Suhanda.

Suhanda menjelaskan, biasanya pembeli yang memesan teh talua ini untuk menjaga kondisi badan agar tetap fit. Sebagian pembeli juga percaya bahwa teh talua ini dapat memulihkan stamina. Penasaran dengan rasa teh talua ini? Anda cukup merogoh kocek Rp 8.000 untuk menikmati segelas teh talua. Selamat mencoba!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.