Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Disbubpar Sleman Targetkan Peserta Jelajah Merapi 1.000 Orang

Kompas.com - 17/08/2014, 12:16 WIB
SLEMAN, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta masih memberi kesempatan bagi masyarakat umum yang berniat mendaftar sebagai peserta dalam ajang "Jelajah Wisata Lereng Merapi 2014".

"Pendaftaran untuk peserta Jelajah Wisata Lereng Merapi Dewi Pule 2014 masih terbuka untuk umum hingga 20 Agustus 2014 atau apabila kuota 1.000 peserta telah terpenuhi," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ayu Laksmidewi, Sabtu (16/8/2014).

Menurut dia, Jelajah Wisata Lereng Merapi merupakan agenda wisata spektakuler untuk mempromosikan potensi wisata Kabupaten Sleman.

"Event ini akan dilaksanakan Minggu 24 Agustus 2014 pukul 07.00 WIB di Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan, hingga saat ini jumlah peserta yang mendaftar tercatat sekitar 600 orang lebih, sehingga ia berharap warga yang tertarik untuk mengikuti kegiatan ini segera mendaftarkan diri.

Syarat pendaftaran dengan membawa fotocopi KTP/kartu identitas lainnya, membayar Rp 25.000 per peserta dengan tempat pendaftaran di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Jalan KRT Pringgodiningrat No 13 Beran Tridadi Sleman.  

"Setiap peserta akan memperoleh fasilitas T-Shirt, makan, asuransi dan kupon undian untuk memperebutkan hadiah utama dua sepeda motor dan berbagai hadiah hiburan lainnya sepertinya sepeda gunung, televisi, handphone dan minicompo," kata Ayu.

"Jelajah Wisata sudah menjadi kegiatan yang memiliki pangsa pasar dan pecintanya tersendiri di antaranya pecinta olah raga trekking, pecinta alam, siswa-siswa sekolah, mahasiswa, komunitas fotografer dan masyarakat umum," tambah Ayu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com