Kompas.com - 17/08/2014, 12:16 WIB
Wisatawan mengunjungi Kali Gendol, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mengunjungi Kali Gendol, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip.
EditorI Made Asdhiana
SLEMAN, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta masih memberi kesempatan bagi masyarakat umum yang berniat mendaftar sebagai peserta dalam ajang "Jelajah Wisata Lereng Merapi 2014".

"Pendaftaran untuk peserta Jelajah Wisata Lereng Merapi Dewi Pule 2014 masih terbuka untuk umum hingga 20 Agustus 2014 atau apabila kuota 1.000 peserta telah terpenuhi," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ayu Laksmidewi, Sabtu (16/8/2014).

Menurut dia, Jelajah Wisata Lereng Merapi merupakan agenda wisata spektakuler untuk mempromosikan potensi wisata Kabupaten Sleman.

"Event ini akan dilaksanakan Minggu 24 Agustus 2014 pukul 07.00 WIB di Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan, hingga saat ini jumlah peserta yang mendaftar tercatat sekitar 600 orang lebih, sehingga ia berharap warga yang tertarik untuk mengikuti kegiatan ini segera mendaftarkan diri.

Syarat pendaftaran dengan membawa fotocopi KTP/kartu identitas lainnya, membayar Rp 25.000 per peserta dengan tempat pendaftaran di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Jalan KRT Pringgodiningrat No 13 Beran Tridadi Sleman.  

"Setiap peserta akan memperoleh fasilitas T-Shirt, makan, asuransi dan kupon undian untuk memperebutkan hadiah utama dua sepeda motor dan berbagai hadiah hiburan lainnya sepertinya sepeda gunung, televisi, handphone dan minicompo," kata Ayu.

"Jelajah Wisata sudah menjadi kegiatan yang memiliki pangsa pasar dan pecintanya tersendiri di antaranya pecinta olah raga trekking, pecinta alam, siswa-siswa sekolah, mahasiswa, komunitas fotografer dan masyarakat umum," tambah Ayu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.