Kompas.com - 17/08/2014, 18:17 WIB
Rumah Teh Ndoro Donker di kawasan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASARumah Teh Ndoro Donker di kawasan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
|
EditorI Made Asdhiana

Di Jepang, Anda akan banyak menemui kedai teh ataupun kafe yang menyediakan minuman ini. Kunjungi saja area Yanaka, Nezu, dan Sendagi yang biasa disingkat menjadi Ya-Ne-Sen. Salah satunya adalah kedai “Kanekichien”. Di dalam kedai ini, semerbak wangi teh hijau sangat menenangkan.

Masala Chai dari India

Pertunjukan teatrikal pembuatan Masala Chai sebanding dengan rasanya. Tiap daerah di India memiliki komposisi sendiri untuk minuman khas ini. Namun pada umumnya, Masala Chai terdiri dari teh hitam pekat yang dicampur dengan susu. Bukan itu saja, masih ada tambahan kayu manis, kapulaga, cengkeh, jahe, lada hitam, juga rempah lainnya dalam seduhan.

Aroma rempah begitu tercium dalam sajian satu cangkir Masala Chai, kalau sedang berada di India coba lah mampir ke kawasan pecinan Kolkata, di sana banyak kedai yang menawarkan Masala Chai.

Po Cha dari Tibet

Berbicara soal teh, Tibet juga memiliki teh tradisi. Namanya Po Cha atau dikenal juga dengan sebutan Butter Tea. Anda tidak akan melihat warna pekat hitam teh dalam sajiannya. Po Cha berwarna putih susu. Komposisinya memang unik, karena merupakan campuran dari daun teh, garam dan juga mentega yang diseduh dalam teko. Campuran ini bukan hanya diseduh dengan air hangat biasa, melainkan harus dimasak selama berjam-jam hingga tekstur airnya menjadi kental.

Mungkin bagi yang pertama kali mencoba akan mengerutkan dahi karena rasanya yang aneh. Tetapi warga Tibet begitu menyukai sajian teh tradisi ini karena dianggap berkhasiat dalam menjaga stamina dan  memenuhi kebutuhan kalori pada tubuh.

Sajian Po Cha ini biasa menjadi jamuan tuan rumah saat ada tamu datang. Tamu yang dijamu dengan sajian ini harus menghabiskan tiga cangkir Po Cha, jika tidak, tuan rumah akan merasa terhina dan tamu dianggap sombong.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.