Kompas.com - 19/08/2014, 09:05 WIB
Penulis Wisnubrata
|
EditorI Made Asdhiana

Keheningan di pusat kota

Di dalam kuil, banyak warga Jepang memanjatkan doa di depan semacam aula yang beratap kayu-kayu kokoh. Beberapa orang terlihat melemparkan koin ke dalam wadah kayu sebelum berdoa. Selain membungkuk, doa bisanya diawali dan diakhiri dengan tepukan tangan yang lumayan keras.

Walau begitu, tepukan tangan dan suara gemerincing koin tidak mengurangi kekhidmatan ruangan kuil.

Kompas.com/Wisnubrata Lembaran-lembaran kayu berisi doa yang digantungkan di kuil Meiji, Tokyo

Selain itu, pengunjung juga bisa memanjatkan doa dengan menuliskan isi doanya di atas selembar kayu. Lembaran kayu doa berbentuk persegi itu nantinya akan digantung di papan di samping kuil. Untuk mengirim doa melalui tulisan ini, pengunjung bisa melakukannya dengan memberi donasi 500 yen atau sekitar Rp 55 ribu.

Permohonan-permohonan yang dituliskan akan dilebur bersama doa-doa para pendeta kuil setiap pagi. Doa-doa itu dipanjatkan dalam keheningan di tengah kota Tokyo yang hiruk pikuk. Doa-doa yang dipanjatkan bersama irama kerikil dan desiran angin di pepohonan...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.